
PALEMBANG, MEDIARAKYAT.CO – Dr Hj Nurmala,SH,MH,CLA mengatakan, kembalikan Pilkada untuk memilih Gubernur- Wakil Gubernur, Wali Kota dan Wakil Walikota, Bupati dan Wakil Bupati kepada DPRD Provinsi, Kota dan Bupati agar kos yang dikeluarkan calon gubernur dan wakil gubenur, wali kota dan wakil wali kota, bupati dan wakil bupati tidak terlalu besar.
Hal itu disampaikan Nurmala pengacara senior sebagai nara sumber pada UKW PWI Sumsel ke 48 untuk sesi UKW Muda di Hotel Ibis Palembang, Jumat (28/11/2024).
Menurutnya, jika pemilihan Gubernur dan Wakil Gubenur, Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Bupati dan Wakil Bupati tetap diadakan secara langsung maka biaya kosnyo tetap besar.
“Dan kecendrungan terjadi money politik (politik uang), serangan pajar, siraman kepada pemilih (rakyat) pemilih rentan terjadi,”kata
Hj Dr Nurmala,SH,MH Wasekjen
DPN Peradi Pusat.
Lanjutnya, sudah diprediksi sebelumnya yang akan menang pada Pilkada Gubernur-Wakil Gubernur, Wali Kota dan Bupati dan Wakil tersebut adalah calon yang banyak uang.
“Bukan gubenur dan wakil gubernur,wali kota dan wakil walikota kota, bupati dan wakil bupati yang tidak terpilih tidak berkompeten tapi karena kurang uang,”jelasnya.
Untuk mengatasi hal itu, tandasnya, penegakan hukum harus ditegakkan, jangan tumpul ke atas tajam dibawah.
Lalu kata Nurmala, masyarakat pemilih harus cerdas menentukan pilihannya dan jangan hanya terpengaruh uang Rp 100.000 sampai Rp 200.000, karena bila salah pilih pemimpin bisa dipastikan akan rugi lima tahun. (Lubis)





