
BANYUASIN, MEDIARAKYAT.CO – Pihak sekolah dan masyarakat peduli pendidikan SDN 3 Banyuasin III, Desa Ujung Tanjung, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin menyatakan penolakan terhadap rencana pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di lingkungan sekolah. Penolakan disampaikan melalui spanduk dan surat pernyataan sikap karena lokasi pembangunan dinilai tidak tepat dan tanpa musyawarah.
Penolakan dilakukan demi menjaga keamanan dan keselamatan peserta didik. Warga menilai aktivitas konstruksi di area sekolah berpotensi menimbulkan risiko kecelakaan bagi siswa selama proses belajar mengajar berlangsung di SDN 3 Banyuasin III.
Selain faktor keselamatan, warga menyoroti kenyamanan proses belajar mengajar. Kebisingan alat berat, debu, dan lalu lintas kendaraan proyek dikhawatirkan mengganggu konsentrasi siswa dan guru di dalam kelas. Kelestarian lingkungan sekolah juga jadi sorotan karena pembangunan dikhawatirkan mengurangi ruang terbuka hijau.
Kronologinya, awalnya Pemerintah Desa Ujung Tanjung bermusyawarah menetapkan lokasi KDMP di balai desa yang terbengkalai. Namun saat vendor turun, vendor menolak titik tersebut dan justru ingin membangun di lahan sekolah yang berseberangan dengan balai desa. Pihak vendor bahkan berencana menurunkan bahan bangunan di titik 0 lahan sekolah.
Pihak sekolah mengaku kecewa karena tidak dilibatkan musyawarah. “Kalau memang mau bangun di sana izin dulu atau buat kesepakatan,” ujar sumber dari pihak sekolah. Secara tidak langsung, sekolah menolak dengan membuat surat pernyataan dan memasang spanduk penolakan.
Situasi memanas setelah kepsek mengaku diancam siap-siap dimutasi kalau tidak nurut. Kepsek merasa diteror oknum orang suruhan yang disebut-sebut oknum ketua KDMP di Ujung Tanjung dan oknum yang mengatasnamakan Sekda. Bahkan oknum Dinas Pendidikan bagian Sarana diduga kuat ikut mengintervensi kepsek agar KDMP tetap didirikan di lahan sekolah.
Saat dikonfirmasi, Sekda Kabupaten Banyuasin menegaskan tidak mengetahui urusan tersebut. Ia menyayangkan namanya diseret-seret dalam polemik pembangunan KDMP di SDN 3 Banyuasin III.
Warga berharap pemerintah dan pihak terkait mendengarkan aspirasi serta meninjau ulang lokasi pembangunan KDMP. “Kami utamakan kepentingan pendidikan dan masa depan anak-anak,” bunyi pesan di spanduk penolakan. Bagi warga, sekolah harus jadi zona aman bebas gangguan fisik maupun kebisingan agar pendidikan berjalan optimal. (Cg)





