
PALEMBANG, MEDIARAKYAT.CO – Warga Blok Adi Posay, Jalan Pertahanan Ujung Kelurahan 16 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu II Palembang, mengalami pemadaman listrik selama 16 jam. Listrik padam sejak Rabu, 15 Juli 2026 pukul 16.00 WIB hingga Kamis, 16 Juli 2026 dan hingga berita ini ditayangkan belum juga menyala.
Pemadaman berkepanjangan ini membuat aktivitas warga lumpuh total. Cuaca panas ditambah seluruh alat elektronik tidak berfungsi membuat warga harus bertahan dalam kondisi gelap gulita sejak malam hari.
Marta Lizar, salah satu warga Blok Adi Posay, mengaku sangat kecewa dengan kondisi tersebut. “Semalam memang ada petugas PLN mengecek ke Blok Adi Posay sekitar pukul 22.00 WIB, tetapi listrik tak kunjung menyala,” ujarnya.
Ia menyebut pemadaman ini sangat mengganggu. Warga tidak bisa menggunakan kipas, kulkas, hingga mengisi daya ponsel. Anak-anak juga kesulitan belajar dan beristirahat karena udara panas dan minim penerangan.
Dampak yang sama juga dirasakan warga lainnya. Banyak aktivitas rumah tangga tertunda karena tidak ada aliran listrik. Beberapa warga mengeluhkan makanan di kulkas mulai rusak akibat tidak ada pendingin selama belasan jam.
Alhadi, Ketua RT 73, mengatakan saat ini pihaknya tengah berupaya melaporkan kondisi ini ke pihak terkait. “Kami sudah berupaya menyampaikan ke PLN agar segera ditangani. Warga sudah sangat terdampak,” katanya.
Warga berharap PLN segera memberikan kepastian penyebab padam dan melakukan perbaikan secepatnya. Mereka juga meminta adanya kompensasi atau setidaknya pemberitahuan resmi jika pemadaman memang direncanakan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PLN terkait penyebab dan kapan listrik di Blok Adi Posay akan kembali normal. Warga masih menunggu kepastian agar aktivitas dapat kembali berjalan seperti biasa. (Red)





