
Banyuasin, Media Rakyat – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1448 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Banyuasin melalui Dinas Peternakan dan Perkebunan dan Peternakan Kesehatan maupun Dinas Kesehatan, serta dikawal langsung Jajaran Personil Polres Banyuasin, meningkatkan kegiatan monitoring dan pengawasan terhadap Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesehatan hewan kurban sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam beribadah. Monitoring dilakukan di sejumlah peternakan, pasar hewan, serta lokasi penjualan hewan kurban di wilayah Kabupaten Banyuasin pada (8/5/2026).
Petugas memeriksa kondisi kesehatan ternak, kelengkapan dokumen kesehatan hewan, serta memberikan edukasi kepada peternak dan pedagang mengenai upaya pencegahan penyebaran PMK.
Kepala Disbunak Banyuasin Roni Utama, AP. M.Si menyampaikan bahwa pengawasan dilakukan secara intensif guna mendeteksi secara dini apabila ditemukan gejala PMK pada ternak. Selain pemeriksaan kesehatan, petugas juga mengimbau para peternak untuk menjaga kebersihan kandang, membatasi lalu lintas ternak dari daerah yang belum dipastikan status kesehatannya, serta segera melaporkan apabila terdapat hewan yang menunjukkan gejala PMK.
Pemerintah Kabupaten Banyuasin berkomitmen menjaga ketersediaan hewan kurban yang sehat, aman, dan layak untuk dikurbankan. Masyarakat juga diimbau membeli hewan kurban dari penjual yang telah mendapatkan rekomendasi dan pemeriksaan kesehatan dari petugas berwenang.
Melalui kegiatan monitoring ini, diharapkan pelaksanaan Hari Raya Idul Adha di Kabupaten Banyuasin dapat berlangsung dengan lancar, aman, serta terbebas dari penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah kurban dengan tenang dan nyaman.(GP)








