
BANYUASIN, MEDIARAKYAT.CO || Beredarnya Informasi akan dilantiknya PJ Bupati Banyuasin, Sumatera Selatan membuat beberapa kelompok yang mengatasnamakan masyarakat Banyuasin menolak nama tersebut.
Bukan hanya itu, bahkan masyarakat yang tidak mendukung PJ Bupati tersebut akan menggelar demonstrasi penolakan.
Seyogyanya pelantikan PJ Bupati akan dilaksanakan Senin, 18 September 2023, adapun nama yang disebut-sebut akan menjadi PJ Bupati yaitu H. Hani Syopiar Rustam, SH, M.Si.
Melihat gonjang-ganjing penolakan dari kelompok yang mengatasnamakan masyarakat Banyuasin, Nachung Tajudin salah satu tokoh pemuda dan aktivis menanggapi serius.
Nachung mengatakan ada apa dengan aksi penolakan PJ Bupati karena menurutnya tidak ada alasan yang prinsip terkait penolakan PJ.
“Justru saya mempertanyakan kenapa dan ada apa orang yang menolak tersebut. Patut di curigai, siapa dalang di balik penolakan tersebut”, ujar Nachung, Sabtu (16/09).
“Saya yakin pasti ada aktor intelektual di balik penolakan PJ Bupati Banyuasin. Tidak ada alasan bagi yang mau demo, karena seluruhnya itu hak prerogatif Mendagri Kenapa kita jadi isektarian”, lanjutnya.
Dirinya menyayangkan kenapa menjadi seperti terkotak-kotak, selain itu terkesan negara ini di kotak-kotakan semua.
“Intinya, yang penting dia warga negara Indonesia dan jika memang sudah ditunjuk oleh Mendagri maka Gubernur pun tidak ada alasan untuk tidak melantik. Persoalan usulan, itu sudah dijalani jadi saya kurang sepakat kalau mau mengotak-ngotakan “, papar Nachung.
“Jadi mau dia orang mana, Kabupaten mana, Provinsi mana, asal tidak menyalahi aturan dan perundang-undangan dan juga tidak menyalahi prosedur kenapa jadi berang?”, ungkapnya heran.
“Akhirnya kita punya pertanyaan, kenapa menolak? Ada apakah dibalik semuanya? kita juga ikut bertanya orang cuman PJ kok jadi dipersoalkan, ya kalau terus menolak bisa Kosong pemerintahan di Kabupaten Banyuasin ini “, tutupnya. (red)





