
Camat EPD Arman Sarijaya, SH, M.Si Tinjau Lokasi Banjir di wilayah Kecamatan Empat Petulai Dangku Kabupaten Muara Enim
MUARA ENIM, MEDIARAKYAT.CO || Seluruh wilayah di kecamatan Empat Petulai Dangku Kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan terdampak banjir akibat intensitas hujan yang sangat tinggi.
Kabar dan berita, baik melalui media informasi maupun pesan group whatsapp beredar cepat dan update setiap waktu.
Kondisi banjir yang melumpuhkan aktivitas warga mulai dari Hulu maupun hilir sungai lematang di kecamatan Empat Petulai Dangku Kabupaten Muara Enim beredar luas.
Dengan kondisi demikian Arman Sarijaya, SH, M.Si aktif melakukan peninjauan dibeberapa lokasi banjir, dirinya mengatakan bahwa saat ini sebagian warga memilih bertahan di desanya masing-masing dan belum berani untuk beraktifitas ke luar desa karena akses hampir semuanya putus.
“Sebagian warga memilih untuk bertahan di desanya masing-masing, karena memang kondisi akses jalan untuk keluar desa pun banyak yang putus”, kata Arman, Rabu (17/01/2024).

Dijelaskan arman, yang paling terdampak itu desa Pangkalan Babat karena jalan menuju kesana putus atau terendam banjir kedalaman mencapai 70-80 centimeter dan untuk masyarakat desa Siku, Dangku, Baturaja, Kuripan dan Banuayu mungkin masih bisa pilih jalan alternatif lewat Teluk Lubuk kalau mau ke Prabumulih atau ke Muara Enim.

“Ya, Satu-satunya akses yang mungkin bisa dijadikan alternatif yaitu lewat Teluk Lubuk”, ujar Camat.
Sementara itu beredar di group whatsapp salah satu jembatan gantung yang ada di desa Kuripan Selatan mengalami rusak parah akibat terjangan air sungai lematang yang meluap.

“Begini kondisi jembatan gantung yang menghubungkan desa Kahuripan Baru dengan Kuripan Selatan, jembatan ambruk dan rusak parah”, kata warga yang sempat merekam dilokasi.
” Diminta untuk dinas terkait agar bertindak cepat bagi warga yang terdampak banjir”, lanjut warga.
Camat Arman mengingatkan kembali, agar seluruh masyarakat yang ada di Kecamatan Empat Petulai Dangku tetap waspada jangan terlena karena belum tahu kondisi cuaca dan debit air sungai saat ini.
“Untuk hal tersebut sudah kami koordinasikan dengan pihak OPD terkait namun disamping itu kita belum bisa memprediksi debit air sungai bakal naik atau turun, yang pasti kita harus waspada dan tetap bersabar semoga banjir cepat berakhir dan kita bisa beraktifitas seperti biasanya”, himbau Arman.
” Masyarakat diminta hati-hati saat mandi di aliran air sungai apalagi deras itu membahayakan, anak-anak juga mesti di kontrol “, pungkasnya. (lzr)





