
Empat Lawang, mediarakyat.co ||Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Kabupaten Empat Lawang akan di laksanakan pada tanggal 28 juni 2022 untuk gelombang pertama di 103 desa dalam 10 Kecamatan.
Sementara yang akan melaksanakan pilkades dalam kecamatan Pasemah Air Keruh (paiker) ada 9 desa yakni desa Talang Padang, Penantian, Pagarjati, Lawang Agung, Kebanjati, Talang Randai, Padang Gelai, Padang Bindu dan desa Muara Aman.
Antusias warga desa Kebanjati mengharapkan Abu Bakar Sidik untuk kembali maju sebagai calon incumbent periode tahun 2022 hingga tahun 2028, karena kepemimpinannya di nilai sederhana dan mengutamakan kepentingan masyarakat.
Terlihat banyaknya tokoh masyarakat dan kalangan pemuda mendatangi kediaman Abu Bakar Sidik untuk menyampaikan aspirasi mereka agar Sidik kembali mencalonkan diri sebagai kades di periode mendatang.
Beberapa tokoh masyarakat dan pemuda dari desa Kebanjati dan kampung Air Belundo ketika di konfirmasi menyatakan, masih berharap kepemimpinan desa Kebanjati di lanjutkan oleh Sidik selaku kades ke depan.

“Karena kepemimpinan Sidik dengan sikap sederhana dan selalu peduli dan dekat serta tidak pandang bulu dengan masyarakat yang membutuhkannya serta pembangunan dari dana desa dinilai cukup merata sesuai dengan harapan masyarakat”. Terang salah satu warga.
Menindaklanjuti hal itu pada hari jum’at malam Sabtu (2/4) Abu Bakar Sidik mendaftarkan diri ke panitia pelaksana pilkades yang di ikuti oleh pendukung nya lebih dari 50 orang warga desa Kebanjati
Ketika di konfirmasi Sidik menjelaskan dirinya siap maju kembali, semua persyaratan sudah di lengkapi dalam berkas pencalonan.
“Mohon do’a restu dan dukungan dari semua pihak terutama masyarakat desa Kebanjati”. Harap Sidik.
Dirinya mengatakan bahwa pencalonan kedua ini bukanlah sebuah ambisi, melainkan untuk mewujudkan perjuangan demi untuk melaksanakan harapan masyarakat.
“Menjadi seorang kades bukanlah tujuan atau jalan untuk memperkaya diri sendiri melainkan sebagai ibadah yang harus di wujudkan melalui kepemimpinan sebagai kades demi masyarakat, dengan demikian haruslah bijak mendengar kan aspirasi masyarakat agar semua komponen bisa terjalin dengan harmonis serta menerapkan pembangunan dana desa secara merata serta sesuai dengan harapan dan kebutuhan masyarakat”, papar Sidik.
“Selain itu kepemimpinan selaku kades bukanlah jabatan yang semata-mata untuk di segani melainkan dengan jabatan tersebut justru sebagai alat untuk lebih mendekatkan diri dengan rakyat, agar kita dapat mengetahui segala hal yang menjadi aspirasi masyarakat”, lanjutnya
Menjelang pelaksanaan hingga selesai nya pilkades, Sidik berharap agar tidak adanya saling paksa dalam menentukan pilihan, mari kita laksanakan demokrasi ini dengan sebaik-baik nya.
“Hargailah masyarakat dalam menentukan pilihan, siapapun nanti yang terpilih dengan suara terbanyak berarti dialah yang diharapkan masyarakat untuk memimpin desa Kebanjati dan kita hargai”, pungkasnya. (y2n)





