
Empat Lawang, mediarakyat.co ||LSM Bakornas Sumatera Selatan akan melaporkan ke aparat penegak hukum atas dugaan Mark Up dana pembelian alat perbengkelan yang di anggarkan melalui dana desa Air Kelinsar Kecamatan Ulu Musi Kabupaten Empat Lawang.
Menurut keterangan warga desa Air Kelinsar inisial P peralatan yang di beli oleh kades berupa satu set alat kunci, kompresor angin dan peralatan buka ban, diperkirakan menghabiskan dana sebesar Rp. 10 juta hingga Rp. 15 juta, sementara anggaran yang semestinya terealisasi sebesar lebih kurang Rp. 80 juta, dengan demikian di duga telah terjadi pengurangan alat perbengkelan yang harus di beli dengan anggaran Rp. 80 juta tersebut.
Tim LSM Bakornas yang mendapat keterangan dari warga Air Kelinsar (25/4) akan menindaklanjuti serta melaporkan hal tersebut ke APH Kabupaten Empat Lawang dan APH Sumsel atas dugaan penyimpangan yang di lakukan oleh Oknum Kades Air Kelinsar tersebut.
“Sebenarnya masih banyak yang perlu untuk di telusuri tentang penyimpangan dana desa Air Kelinsar yang di sampaikan oleh masyarakat kepada kami, namun satu per satu akan kita kumpulkan dulu data dan bahan nya secara akurat, tidak ada yang kebal hukum jika kita telah menemukan bahan penyimpangan yang jelas dan akurat”, Tegas Feri Indra Leki ketua LSM Bakornas Sumsel. (y2n)





