
BANYUASIN, MEDIARAKYAT.CO ||
Mobilisasi kendaraan operasional Ambulance milik Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Suak Tapeh Kabupaten Banyuasin provinsi Sumatera Selatan terkesan dibiarkan terbengkalai seperti tidak ada penanganan untuk perbaikan.
Pantauan Mediarakyat.co Rabu (22/5/24) kendaraan mobil dinas operasional ambulance tersebut yang berwana putih bermerak Cavrolet , yang terparkir di depan halaman Puskesmas Suak Tapeh, yang terletak didesa Lubuk Lancang Kecamatan Suak Tapeh tidak ada penanganan terlihat jelas roda kendaraan kempes dan berlumut dikarenakan Rusak tak terhurus.
Salah satu staf dipuskesmas tersebut menyampaikan, bahwa mobil dinas tersebut sudah lama terparkir dikarenakan rusak, sudah 3 kali penggantian kepala puskesmas mobil ambulance belum bisa diperbaiki, dikarenakan onderdilnya susah untuk dicari untuk lebih detailnya silahkan konfirmasi ke Kapusnya takut nya saya salah jawab jelasnya.
Kemudian awak media langsung konfirmasi ke Kepala Puskesmas Suak Tapeh Krisna Sari ia menjelaskan mobil ambulance ini memang Rusak sudah kami laporkan kepihak Dinas kesehatan, menurut mereka onderdilnya susah untuk dicari, makanya sampai sekarang belum bisa diperbaiki nanti akan kami koordinasikan lagi kedinas katanya.
Menanggapi hal Tersebut Ketua Umum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pesatuan Masyatakat Anti Korupsi (Permak). Hernis. Buka suara
Diketahui kendaraan tersebut sudah lama terparkir dipuskesmas Suak Tapeh tersebut, sudah tidak pernah kelihatan beroperasi, kalau memang mobil itu rusak segera untuk diperbaiki, apa lagi kendaraan itu milik pemerintah, yang menjadi pertanyaan besar kita kemana larinya dana Pemeliharaan nya,” tanya ketua umum LSM Permak.
Lanjut Hernis mengatakan, kalau kendaraan tersebut mengalami kerusakan yang cukup parah dan tidak bisa dilakukan perbaikan, lebih baik segera untuk dikembalikan ke bagian Aset Pemda Banyuasin,
“Jika sudah tidak bisa diperbaiki, kendaraan tersebut harusnya jangan dibiarkan begitu lama, lebih baik dikembalikan kepada dinas terkait dan jangan dibiarkan terbengkalai seperti itu, dan untuk Dinas Kesehatan Banyuasin tolong dicarikan Solusinya donk, karena mobil ambulance itu sangat penting dipuskesmas jangan terkesan dibiarkan,” ungkapnya.
Ditempat terpisah Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Banyuasin Dr.dr.Hj Rini Pratiwi, M.Kes. saat dikonfirmasi melalui Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK) Danny Asmara,SKM,M, Kes.Rabu 22/5 diruang kerjanya membenarkan, kalau kendaraan operasional ambulance Puskesmas Suak Tapeh yang ada di wilayah Desa Lubuk Lancang Kecamatan Suak Tapeh, itu milik Puskesmas Suak Tapeh memang benar kondisinya rusak kita sudah berusaha untuk memperbaikinya namun terkendala dengan onderdilnya susah dicari, kita sudah berusaha untuk lakukan perbaikan. ujarnya.
‘Sudah setiap tahun kita ajukan proposal kepusat namun belum terealisasi, kita sekarang untuk pengadaan sudah tidak ada lagi, jika dikumpulkan untuk dana pemeliharaan tentu membutuhkan waktu yang lama, karena dan Bok Puskesmas itu kecil, seperti dana pemeliharaan mobil dinas berkisar Rp.5.000.000. Itu cukup untuk kebutuhan seperti ganti oil, dan kebutuhan penting lainya.itu juga untuk pemeliharaan mobil dinas sudah tanggung jawab pihak puskesmas .
“Informasinya tahun 2025 nanti akan dianggarkan kalau tahun 2024 ini jelas lewat belum ada anggaranya”, Tutupnya.(Nopis)





