
PALEMBANG, MEDIARAKYAT.CO || Jabatan Kalapas Kelas II B Kayu Agung, Reza Meidiansyah Purnama, diminta untuk segera dicopot.
Hal itu bukan tanpa alasan karena belum lama ini telah terjadi adanya dugaan penganiayaan terhadap oknum warga binaan di tahanan lapas kelas II B Kayu Agung Kab. OKI, Sumatera Selatan tersebut.
Usai pemberitaanya viral dan terus mencuat menjadi sorotan dari berbagai pihak tak terkecuali salah satu ormas yang ada di Bumi Sriwijaya ini.
Ormas yang bernama Gerakan Tuntutan Rakyat Sumatera Selatan mengecam keras peristiwa yang menimpa oknum tahanan itu.
Dimana dugaan penganiayaan itu justru dilakukan oleh oknum pegawai lapas atau yang dikenal sipir.
Tentu hal tersebut sudah mencoreng nama baik instansi dan lembaga Lapas Kelas II B Kayu Agung itu sendiri.
Tetapi disisi lain, managemen dan kinerja lapas terutama Kalapas Kelas II B Kayu Agung dipertanyakan karena dianggap kurang pengawasan.
Hal itu terbukti dari adanya kejadian yang menimpa tahanan yang terjadi di ruang tahanan.
Dan hal itu diduga kuat tidak hanya terjadi pada satu korban saja, melainkan ada korban-korban lainnya yang belum terungkap.
Maka dari itu, ormas Gerakan Tuntutan Rakyat Sumsel ini akan mengadakan aksi demo pada 03 Mei 2023 di kantor Kemenkumham RI Perwakilan Provinsi Sumatera Selatan.
Ada pun yang menjadi tuntutannya dijelaskan Ketua ormas Gerakan Tuntutan Rakyat Sumsel, Renaldi Davinci, kepada media ini diantaranya, meminta dengan amat sangat kepada Kakanwil kemenkumham Sumsel untuk segera mencopot jabatan Kalapas Kelas II B Kayu Agung karena selain mencoreng lembaga lapas juga dinilai tidak mampu melaksanakan tugas dengan baik.
Tidak layak menjadi seorang pemimpin yang nyatanya masih ditemukan dugaan-dugaan kekerasan di tahanan serta adanya juga dugaan peredaran transaksi narkoba di lapas.
Semua itu harus diusut tuntas setuntas tuntasnya agar kebenaran dan fakta sebenarnya terungkap.
Jangan lagi ada kekerasan dibalik jeruji lapas serta adanya dugaan kongkalingkong permainan narkotika di lapas yang melibatkan oknum tidak bertanggungjawab yang kemudian melepas tanggungjawab begitu saja. (red)





