
PALEMBANG, MEDIARAKYAT.CO || Warga yang berdomisili di wilayah RT. 07 RW. 02 Mataram serta beberapa RT lainnya di Kelurahan Kemas Rindo Kecamatan Kertapati Kota Palembang Provinsi Sumsel mengeluhkan dengan banyaknya eceng gondok dan sampah yang mengapung di sungai.
Mayoritas warga yang rumahnya ada di pinggiran sungai tersebut menggunakan air sungai untuk mandi dan mencuci. Aktifitas tersebut kini terganggu akibat banyaknya enceng gondok yang menutupi pangkalan mandi.
Diketahui warga setempat sudah sering membersihkan eceng gondok tersebut tapi bukannya berkurang tapi malah semakin menumpuk saja.
Menurut Ketua RW 02 Kustolani saat dikonfirmasi awak media mengatakan, saat ini anak sungai/ Das yang berada di Mataram tidak bisa dilalui oleh perahu warga yang akan ke sawah, dikarnakan banyaknya eceng gondok yang terapung memadati di sekitar jembatan kuning Mataram.
“Bukan itu saja pangkalan mandi umum tempat warga melakukan aktifitas mencuci pakaian dan mandi menjadi terganggu, dikarnakan eceng gondok tersebut menutupi pangkalan mandi umum tersebut” kata Kustolani, Jumat (09/06)
Sambungnya, enceng gondok tersebut sudah berapa kali dibersihkan warga tapi bukannya berkurang malah bertambah banyak. Eceng gondok tersebut tidak bisa hanyut dan semakin menumpuk, dikarnakan terhalang oleh jembatan kuning yang menghubungkan ke RT 32 dan RW 33.
“Kami atas nama warga mataram khususnya sangat mengharapkan agar kepada dinas terkait yang ada di Kota Palembang dapat menurunkan timnya untuk membersihkan anak sungai/ Das tersebut dari eceng gondok, karena itu sangat mengganggu aktifitas warga” Harap Kustolani.
Dia juga menambahkan bahwa hal ini sudah lama sekali terjadi dan belum pernah mendapat perhatian yang serius dari dinas terkait yang ada di Kota Palembang seperti di tempat tempat lain.
Sementara itu, Partiana salah satu ibu rumah tangga warga setempat juga menyampaikan merasa sangat kesal dengan adanya eceng gondok yang menutupi dua pangkalan mandi tersebut.
“Dengan adanya eceng gondok tersebut kami tidak bisa mencuci pakaian dan mandi dipangkalan tersebut, karna eceng gondok sudah sangat menumpuk dan sulit untuk dibersihkan”, keluh Partiana.
Dia juga menjelaskan, pangkalan mandi tersebut bukan saja warga sekitar setempat yang menggunakannya. Tapi ada juga warga dari RT depan yang mencuci dan mandi disana.
“Pangkalan mandi tersebut sangat kami butuhkan, sudah lama kami menggunakan pangkalan mandi tersebut untuk mencuci dan mandi disana”, pungkasnya. (red)





