
Banyuasin, mediarakyat.co – Menindaklanjuti kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang menimpa warganya, Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuasin melalui Puskesmas Sukajadi langsung melakukan fogging massal di Perumahan Sukamoro Residen, Kelurahan Rawa Maju, Kecamatan Talang Kelapa, pada Selasa, 28 April 2026.
Fogging difokuskan di lingkungan RT 11/RW 02, khususnya Jalan Perintis Blok F 18 dan E 1, tempat tinggal Hendra Wijaya (40) yang saat ini masih dirawat di RS Arasyid Palembang akibat DBD. Langkah cepat ini dilakukan sehari setelah desakan warga dan Ketua RT mencuat ke publik.
Kegiatan fogging dipimpin langsung oleh Penanggung Jawab DBD Puskesmas Sukajadi Syatri Falingga, AMKG. Ia didampingi Surveilans Epidemiologi Muliyusri, SKM, M.Kes, beserta tim lainnya. Penyemprotan menyasar rumah warga dan area yang berpotensi menjadi tempat perindukan nyamuk.
Syatri Falingga, AMKG menegaskan fogging merupakan respons cepat untuk memutus rantai penularan. “Hari ini kita gerak cepat sesuai SOP. Setelah ada laporan kasus, tim langsung turun untuk penyelidikan epidemiologi dan fogging fokus,” ujar Syatri di lokasi penyemprotan.
Sementara itu, Muliyusri, SKM, M.Kes mengingatkan warga bahwa fogging hanya membunuh nyamuk dewasa. Ia menekankan pentingnya Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M Plus secara rutin. “Tanpa PSN, jentik akan kembali jadi nyamuk dewasa. Jadi fogging harus dibarengi gerakan menguras, menutup, dan mendaur ulang,” jelasnya.
Ketua RT 11/RW 02, Heri Julianto, mengapresiasi langkah cepat Dinkes Banyuasin khususnya tim dari Puskesmas Sukajadi yang langsung turun sehari setelah adanya korban. Sebelumnya, Heri sempat mendesak agar pemerintah tidak terlambat bertindak dan melakukan pencegahan sebelum jatuh korban, terutama saat musim hujan.
Dengan fogging yang telah dilakukan, pihak Puskesmas Sukajadi meminta warga Sukamoro Residen tetap waspada dan aktif melakukan PSN di lingkungan masing-masing. Tim surveilans akan terus memantau perkembangan kasus DBD di Kecamatan Talang Kelapa untuk mencegah munculnya korban susulan.
Pihaknya juga mengimbau warga yang mengalami gejala demam tinggi mendadak, nyeri otot, dan bintik merah di kulit untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat. Deteksi dini dan penanganan cepat menjadi kunci menekan angka kematian akibat DBD. (Cg)





