
OKI, Mediarakyat.co – Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), H. Muchendi Mahzareki, menegaskan bahwa penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2026 harus sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto yang terangkum dalam Asta Cita, guna mendukung visi besar Indonesia Emas 2045.
Penegasan tersebut disampaikan dalam pembukaan Musrenbang RKPD Kabupaten OKI yang digelar di Aula Bappeda OKI, Rabu (30/4/2025). Muchendi menyoroti pentingnya sinkronisasi antara kebijakan pusat, provinsi, dan kabupaten, terutama dalam sektor strategis seperti swasembada pangan.
> “Pusat bangun bendungan dan irigasi primer. Tapi apakah air sampai ke sawah rakyat? Itu jadi tanggung jawab kita,” ujar Bupati.
Ia menekankan enam hal penting dalam penyusunan RKPD 2026:
1. RKPD harus akomodatif terhadap visi-misi kepala daerah serta program yang telah berjalan.
2. Pengelolaan fiskal harus hati-hati dan berbasis skala prioritas, mengingat tantangan defisit anggaran.
3. Komunikasi aktif dengan pusat, provinsi, BUMN, dan swasta harus digencarkan untuk menjaring dukungan program.
4. Penganggaran berbasis output dan dampak ekonomi, bukan sekadar pemerataan.
5. Program harus tepat sasaran dan strategis, dirasakan langsung oleh masyarakat.
6. Dana untuk program sosial seperti stunting harus fokus pada dampak, bukan kegiatan administratif.
Sementara itu, Kepala Bappeda OKI, Aidil Azwari, menjelaskan bahwa Musrenbang ini merupakan rangkaian tahapan panjang penyusunan RKPD yang telah dimulai sejak Desember 2024. RKPD 2026 disusun mengacu pada RPJMD 2025–2029 dan akan ditetapkan dalam bentuk Perkada paling lambat pekan pertama Juli 2025.
> “Musrenbang ini menjadi forum penyempurnaan rancangan akhir RKPD sebelum tahap evaluasi dan penetapan,” ujar Aidil.
Musrenbang RKPD 2026 diharapkan melahirkan program prioritas yang sinkron, strategis, dan berdampak langsung bagi masyarakat OKI. (Nov)





