
PALEMBANG, MEDIARAKYAT.CO – Proyek PUPR Kota Palembang Pemeliharaan Jalan Lingkungan RT. 30 RW. 04 Kel. Talang Jambe Kec. Sukarami Senilai Rp. 200.000.000 kini disoal LSM Gerakan Rakyat (GeRak) Sumatera Selatan pasalnya disinyalir proyek tersebut dilakukan asal-asalan.
Syawaludin, Ketua LSM GERAK mengatakan bahwa hasil investigasi tim dilapangan ditemukan pengecoran proyek jalan yang berlokasi di talang Jambe Lorong lematang 4 mutunya sangat tidak standar.
“Mutu proyek ini sangat jelek sekali, diduga tidak sesuai spesifikasi dan RAB, karena dilihat dari pasir coran keluar semua. semen dan pasirnya tidak menyatu, mutunya sudah tidak sesuai lagi”, terang Syawal kepada mediarakyat.co, Senin (07/10/2024).
“Kami menduga adanya kongkalikong antara kontraktor dengan Dinas PUPR, pengerjaan tanpa pengawasan orang PU kesannya asal-asalan”, lanjutnya.
Syawaludin menegaskan jangan main-main dengan dana APBD karena itu uang negara. Pengerjaan yang asal jadi kini menjadi pertanyaan besar.
“Kami lihat di lapangan saat hujan tidak ada penutup coran yang baru saja di tumpahkan ke jalanan tersebut”, kata Syawal.
” Oleh karena itu kami minta pertanggungjawaban atas mutu betonnya, karena ini menggunakan dana APBD bersumber dari uang rakyat, masa iya masyarakat hanya menikmati sesaat jalan bagus, karena kelalaian pihak dinas yang tidak mengawasi langsung dan menegur rekanan kontraktor. Ini berpotensi cepat rusak karena mutu beton tidak sesuai spesifikasi”, paparnya.
Seharusnya tambah Syawal, PPK mengawasi, sehingga hal semacam ini tidak terjadi. Akibat bekerja tidak sesuai dengan SOP, contohnya saat hujan masih saja dilakukan pengecoran sehinga pasir dan semen tidak menyatu. Kualitasnya jadi berubah.
“Walaupun ditutup dengan aspal masih juga mutunya jelek. Jelas-jelas adanya kerugian negara di pekerjaan ini. Kami meminta pihak inspektorat, BPK serta pihak terkait untuk memeriksa, memangil kontraktor dan PPK untuk mempertanggung jawabkan pekerjaan ini”, pungkasnya. (Tim)





