
OKI, mediarakyat.co – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) tengah menghadapi tantangan besar akibat defisit anggaran daerah yang mencapai Rp560 miliar. Kondisi ini berdampak signifikan pada keterlambatan berbagai proyek pembangunan, terutama infrastruktur superprioritas.
Bupati OKI, H. Muchendi Mahzareki, bergerak cepat mengatasi krisis anggaran ini. Salah satu langkah strategisnya adalah mengajukan Bantuan Keuangan Bersifat Khusus (BKBK) atau Bantuan Gubernur (Bangub) dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
“Tentu Pak Gubernur sangat mengenal OKI, tantangan dan kompleksitasnya. Saat ini kami menghadapi kondisi keuangan yang tidak sehat, dengan defisit mencapai 560 miliar dan efisiensi anggaran yang menyebabkan tertundanya sejumlah proyek vital,” ungkap Muchendi saat memaparkan usulan BKBK di Kantor Gubernur Sumsel, Rabu (9/4).
Infrastruktur Jadi Fokus Utama
Dalam paparannya, Bupati Muchendi menyoroti kerusakan infrastruktur yang cukup parah di wilayahnya. Terdapat 10 ruas jalan poros utama dalam kondisi rusak, dengan rincian 69% rusak berat, 24% rusak sedang, dan hanya 3% yang masih layak pakai.
Beberapa ruas jalan kritis yang perlu segera diperbaiki meliputi:
Lebung Batang – Tulung Selapan
Catur Tunggal – Cahya Mas
Cengal – Sungai Jeruju
Serta sejumlah jalan penghubung antar desa dan kecamatan
Selain infrastruktur fisik, Muchendi juga menyoroti kebutuhan akan infrastruktur sosial dan digital seperti layanan internet di desa-desa blankspot, penyediaan listrik untuk wilayah perairan, dan pengembangan kebudayaan daerah.
Gubernur Deru: “OKI Butuh Perhatian Khusus”
Menanggapi usulan tersebut, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menyatakan dukungannya. Menurutnya, OKI adalah kabupaten dengan karakteristik unik yang memerlukan pendekatan pembangunan berbeda.
“Dengan wilayah yang luas dan kondisi geografis yang menantang, OKI memang perlu perhatian khusus. Saya merasa memiliki tanggung jawab moral untuk mendukung kebutuhan masyarakat di sini,” ujar Deru.
Deru menjelaskan bahwa dalam penyaluran bantuan keuangan, Pemprov Sumsel memiliki tiga kategori skala prioritas: superprioritas, prioritas, dan reguler./ Usulan Bupati OKI, menurutnya, tergolong dalam kategori superprioritas.
“Infrastruktur yang diusulkan, termasuk konektivitas digital, fasilitas kesehatan seperti RS Pratama dan Puskesmas rawat inap, serta penyediaan listrik untuk wilayah pesisir, semua termasuk kebutuhan mendesak,” terang Deru.
Surya Power untuk Listrik Wilayah Pesisir
Untuk wilayah-wilayah pesisir yang sulit dijangkau jaringan listrik PLN, Gubernur Deru menawarkan solusi inovatif dengan teknologi panel surya atau Surya Power.
“Kami sudah siapkan teknologi Surya Power sebagai solusi elektrifikasi wilayah perairan. Ini penting untuk mencapai target rasio elektrifikasi 100 persen di Sumsel,” pungkasnya.
Dengan sinergi antara Pemkab OKI dan Pemprov Sumsel, diharapkan berbagai tantangan pembangunan yang selama ini terhambat dapat segera diatasi demi peningkatan kesejahteraan masyarakat OKI secara merata. (Nov)








