
OGAN KOMERING ILIR, MEDIARAKYAT.CO || Mahmud (27) warga Desa Sungai Menang kampung V Panji raya kecamatan Sungai Menang kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) provinsi Sumatera Selatan Mahmud hilang selama 8 tahun tanpa kabar kini ditemukan keluarganya dengan selamat.
Kotdaroh (50) ayah kandung dari Mahmud menceritakan kronologis awal mula anaknya hilang tanpa kabar, pada tahun 2016 silam anaknya Mahmud masuk yayasan Pondok pesantren Barosa dijawa barat.
“Selama 2 bulan di yayasan anak saya tidak betah disana, akhirnya mengambil jalan pintas utuk kabur dari yayasan tersebut, setelah anak kami kabur dari yayasan kami mendapat informasi dari yayasan kalau anak saya keluar dari yayasan dan tidak ada lagi tanggung jawab dari pihak yayasan”, terang Kotdaroh, Rabu (15/05/2024).
“Kami pihak keluarga sudah berupaya mencari keberadaan anak kami, namun pencarian kami sia-sia karena tidak ada yang mengetahui keberadaan anak kami, setiap malam kami pihak keluarga membaca yasin dan berdoa agar anak kami selamat dan berharap bisa pulang kerumah dengan selamat”, lanjutnya.
Penantian kami, kata Kotdaroh, dari tahun ketahun berharap anak kami bisa pulang kerumah, namun harapan kami sia-sia. selama 8 tahun tanpa kabar berita tidak ada informasi sama sekali tentang keberadaannya.
“Pada suatu hari kami mendapatkan kabar dari media sosial bahwa anak saya di posting di FB berada di Sungsang Tanjung api api Banyu Asin Sumatera Selatan”, kata Kotdaroh.
“Setelah mendapat informasi keberadaan anak kami pada Sabtu (27/4/24) di tanjung api-api, kami pihak keluarga langsung bergegas kesana untuk menjemputnya dan alhamdulillah doa kamu selama ini dikabulkan allah SWT akhirnya kami bisa menemukan anak kami yang hilang selama 8 tahun dan langsung kami bawa pulang kerumah”, ungkapnya.
Pihak keluarga dan sebagai orang tuanya, Kotdaroh mengucapkan ribuan terimakasih kepada pak Pian Godek sudah mengurus anak saya selama 8 tahun semoga amal kebaikan pak Pian Godek dibalas Allah SWT.
Sementara Mahmud, setelah pulang kerumah saat diwawancari Awak mediarakyat.co menceritakan dirinya tanpa kabar selama 8 tahun kalau dirinya kabur dari yayasan karena tidak betah disana dan saat kabur hanya mempunyai hp ‘Cepek’ kemudian ia jual untuk ongkos pulang Ke Palembang.
“Setibanya di Palembang saya lupa jalan pulang dan tersasar disuatu daerah, sesampainya disana saya seperti orang linglung”, jelasnya
“Pada akhirnya saya bertemu dengan seseorang bernama Pian godek, dan diajak kerumah karena saat ditanya saya tidak ingat apa apa, identitas juga tidak ada. Saya selama 8 tahun di ajak pak Pian Godek makan dan minum saya diperlakukan seperti anaknya sendiri, kemudian selama 8 tahun saya berteman dengan deden”, lanjut Mahmud.
Dan tiba-tiba kata Mahmud, saya ingat alamat kampung halaman saya dan minta teman saya untuk memposting di Fb dengan alamat saya di Sungai Menang kabupaten OKI.
“Alhamdulillah akhirnya orang tua saya tau keberadaan saya dan saya pun dijemput keluarga saya”, tutupnya.(Nopis)








