
SMT, Mediarakyat.co — Sekolah MA AL-MISBAH Kecamatan Sumber Marga Telang Kabupaten
Banyuasin menggelar upacara penyambutan kepulangan Nur Hilily H, Anggota Paskibraka Kabupaten Banyuasin 2026. Apresiasi penuh antusias itu diberikan bapak ibu guru, pegawai dan seluruh siswa-siswi pada Senin 24 Agustus 2026, sebagai bentuk kebanggaan karena salah satu siswinya sukses mengharumkan nama sekolah, Desa Terusan Dalam, dan Kecamatan SMT di tingkat kabupaten.
Nur Hilily H bersama 30 anggota Paskibraka Kabupaten Banyuasin lainnya melaksanakan tugas negara mengibarkan bendera Merah Putih (pasukan 17) dan menurunkan bendera (pasukan 8) Upacara HUT RI ke-81 tahun itu berlangsung di halaman Pemerintahan Kabupaten Banyuasin pada Senin 17 Agustus 2026 dan berjalan sukses.
Kepala Sekolah MA AL-MISBAH, Munip Desi mengatakan, penyambutan melalui upacara khusus ini merupakan ungkapan rasa syukur atas prestasi yang ditorehkan anak didiknya. “Kami bangga karena sudah mengharumkan nama sekolah dan sepantasnya diadakan penyambutan dengan upacara ini,” ujar Munip.
Lebih lanjut, Munip menyebut kegiatan ini juga bertujuan memotivasi siswa lain. Pihak sekolah berharap prestasi Nur bisa menjadi pemacu agar adik-adik kelasnya mampu berprestasi serupa, bahkan menembus tingkat provinsi dan nasional.
Pembina Yayasan Terusan Jaya Raya, Drs H Lukman, MSi, turut menyampaikan kebanggaannya. Ia menilai keberhasilan Nur menjadi contoh teladan bagi generasi muda di lingkungan yayasan.
“Semoga menjadi contoh dan teladan bagi adik-adiknya sebagai Paskibraka tingkat Kabupaten Banyuasin bahkan tingkat provinsi dan nasional,” kata Lukman.
Dalam kesan dan pesannya, Nur mengaku bangga dan terharu bisa menjadi bagian dari Paskibraka Banyuasin 2026. Baginya, berdiri di lapangan upacara dan mengibarkan Sang Merah Putih di hadapan masyarakat dan Bupati adalah kebanggaan besar. Meski latihan melelahkan, panas-panasan, dan disiplin ketat, ia mengaku mentalnya terbentuk menjadi lebih tangguh, sabar, dan disiplin.
Usai penugasan, Nur juga mendapat pengalaman berharga di luar upacara. Ia dan rekan-rekan berkesempatan mengunjungi Universitas Pertahanan di Bogor, Monas, Lubang Buaya, dan Pantai Indah Kapuk di Jakarta.
“Lalu mendapat keluarga baru dan membentuk solidaritas yang kuat bersama rekan sesama anggota dari berbagai kecamatan serta kedekatan yang hangat dengan para pelatih,” ungkapnya.
Nur menitipkan pesan untuk rekan seperjuangan agar tetap menjaga kekompakan, silaturahmi, dan nilai-nilai positif selama karantina. Untuk calon Paskibraka 2027, ia berpesan agar mempersiapkan fisik dan mental dengan matang serta menjalankan proses latihan dengan ikhlas dan tanggung jawab.
“Terima kasih kepada orang tua Aba Herman dan Mak Naini, sekolah MA AL-MISBAH, Kepala Desa, masyarakat Desa Terusan Dalam, para pelatih, purna Paskibraka dan panitia yang telah membimbing hingga tugas pengibaran dan penurunan bendera 17 Agustus 2026 sukses dilaksanakan. Merdeka,” tutupnya.(Lubis)



