
OKI, Mediarakyat.co – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, menggelar Rapat Paripurna dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-81 Kabupaten OKI, Senin (12/10/2026). Mengusung tema “Ogan Komering Ilir Bergerak Bersama, Berdampak untuk Semua”, peringatan ini menjadi momentum memperkuat sinergi dan mendorong pemerataan pembangunan bagi seluruh masyarakat.
Rapat paripurna yang berlangsung di Gedung DPRD OKI, Kayuagung, dibuka langsung oleh Ketua DPRD OKI, Parid Hadi Sasongko, A.Md.Gz. Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Bupati OKI Muchendi Mahzareki, Wakil Bupati OKI Supriyanto, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), anggota DPRD, kepala daerah se-Sumatera Selatan atau perwakilannya, serta berbagai elemen masyarakat.

Dalam sambutannya, Parid Hadi Sasongko menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Sumatera Selatan beserta rombongan dan seluruh tamu undangan yang hadir dalam peringatan hari jadi Kabupaten OKI tersebut.
Menurutnya, peringatan hari jadi daerah tidak semata-mata menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga momentum untuk merefleksikan sejarah, mengevaluasi capaian pembangunan, serta memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Memperingati hari jadi tidak sekadar seremonial, tetapi menjadi momentum untuk merefleksikan sejarah, mengevaluasi capaian, serta memperkuat komitmen kolektif di antara kita semua,” ujarnya.

Ia mengatakan, tema “Ogan Komering Ilir Bergerak Bersama, Berdampak untuk Semua” harus menjadi semangat dalam memperkuat kebersamaan, mendorong kolaborasi, dan memastikan setiap langkah pembangunan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Bumi Bende Seguguk.
Parid juga menegaskan bahwa DPRD OKI periode 2024–2029 terus menjalankan tugas dan fungsi konstitusionalnya, termasuk dalam pembentukan peraturan daerah dan penetapan arah kebijakan pembangunan bersama pemerintah daerah.
Menurutnya, selama dua tahun terakhir, DPRD OKI telah menjalankan proses legislasi melalui sejumlah rancangan peraturan daerah, baik yang berasal dari inisiatif legislatif maupun usulan eksekutif. DPRD juga terlibat dalam pembahasan prioritas pembangunan yang dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Meski demikian, ia menyadari masih banyak pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan seluruh pemangku kepentingan perlu terus diperkuat demi mendorong kemajuan serta kesejahteraan masyarakat OKI.
Muchendi Tekankan Pemerataan Akses Listrik
Sementara itu, Bupati OKI Muchendi Mahzareki dalam sambutannya menyoroti upaya pemerataan akses listrik hingga wilayah terpencil dan pesisir. Pemerintah Kabupaten OKI terus mendorong perluasan jaringan listrik, pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) komunal, serta bantuan pemasangan sambungan listrik bagi keluarga berpenghasilan rendah.
“Bagi masyarakat di wilayah yang sulit dijangkau, listrik berarti kemudahan dan kesempatan. Bukan hanya penerangan, tetapi juga membuka peluang usaha, mendukung pendidikan, dan meningkatkan kesejahteraan,” ujar Muchendi.
Ia menjelaskan, pemerataan akses energi merupakan bagian penting dari pembangunan daerah. Kehadiran listrik di wilayah yang selama ini sulit dijangkau diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus membuka peluang ekonomi baru.
Salah satu capaian yang disoroti adalah masuknya listrik ke Dusun Lembah Sunyi, Desa Sungai Jeruju. Setelah puluhan tahun menunggu, sebanyak 245 kepala keluarga kini dapat menikmati layanan listrik.
Akses listrik serupa juga telah dirasakan masyarakat di kawasan lebak Desa Pedamaran 4 dan Desa Juk Dadak.
Selanjutnya, perluasan jaringan listrik direncanakan menjangkau 1.775 kepala keluarga di Desa Sungai Ketupak, Karangsia, Simpang Tiga Sakti, dan Sungai Somor.
Pembangunan jaringan di sejumlah wilayah tersebut sebelumnya terkendala status kawasan hutan produksi dan hutan lindung. Namun, penerbitan izin pemanfaatan kawasan membuka peluang bagi kelanjutan pembangunan jaringan listrik.
Untuk wilayah pesisir, Pemkab OKI juga mendorong pembangunan PLTS komunal yang ditujukan bagi 5.496 kepala keluarga di 11 desa.
Selama ini, sebagian warga mengeluarkan biaya operasional genset berkisar Rp1 juta hingga Rp3,3 juta per bulan. Melalui penyediaan listrik komunal, beban pengeluaran tersebut diharapkan dapat ditekan sehingga masyarakat memiliki ruang lebih besar untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, membiayai pendidikan, dan mengembangkan usaha.
Selain itu, melalui program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL), sebanyak 2.000 rumah yang tersebar di 128 desa telah mendapatkan akses listrik. Program tersebut menyasar keluarga berpenghasilan rendah yang membutuhkan sambungan listrik di rumahnya.
Herman Deru Apresiasi Capaian Pembangunan OKI
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengapresiasi kinerja Pemerintah Kabupaten OKI. Ia menilai sejumlah indikator pembangunan menunjukkan perkembangan positif, mulai dari pertumbuhan ekonomi hingga penurunan angka kemiskinan. Stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat juga dinilai tetap terjaga.
“Alhamdulillah, kita melihat capaian positif. Pertumbuhan ekonomi OKI meningkat, angka kemiskinan menurun, stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terjaga dengan baik,” ungkap Herman Deru.
Ia menekankan bahwa pembangunan harus dilaksanakan secara merata agar manfaatnya dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga yang tinggal di wilayah terpencil dan pesisir.
Menurutnya, perluasan akses listrik menjadi salah satu langkah strategis untuk mengurangi kesenjangan pelayanan dasar ant wilayah. Ketersediaan listrik tidak hanya mendukung aktivitas rumah tangga, tetapi juga berperan dalam pengembangan ekonomi, pendidikan, dan pelayanan masyarakat.
Peringatan Hari Jadi ke-81 Kabupaten OKI pun menjadi pengingat bahwa pembangunan membutuhkan kerja bersama antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, DPRD, serta seluruh elemen masyarakat.
Rangkaian Rapat Paripurna ditutup dengan doa bersama. Ketua DPRD OKI Parid Hadi Sasongko kembali menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Sumatera Selatan, Bupati OKI, dan seluruh undangan atas kehadiran serta dukungan terhadap pembangunan daerah.
Ia berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus diperkuat untuk mewujudkan Kabupaten OKI yang semakin maju, sejahtera, dan mampu memberikan dampak pembangunan bagi seluruh masyarakat.
Dengan semangat “Ogan Komering Ilir Bergerak Bersama, Berdampak untuk Semua”, momentum hari jadi ke-81 diharapkan menjadi pijakan untuk melanjutkan pembangunan yang merata, inklusif, dan berkelanjutan di Bumi Bende Seguguk.(Nopis)



