
BANYUASIN, MEDIARAKYAT. CO || Mediasi terkait pasokan air yang berkurang bagi petani sawit dan padi empat desa di Kecamatan Pulau Rimau Kabupaten Banyuasin yang bertempat dikantor desa Banjar Sari, Senin (24/10).
Ilyas Nur Kholis selaku Kades Banjar Sari memimpin langsung pertemuan antara para petani yang mengeluhkan kekurangan pasokan air yaitu dari empat desa yakni Banjar Sari, Tirta Mulya, Senda Mukti dan Buana Mukti.
Akibat minimnya pasokan air petani terancam gagal panen baik petani sawah maupun para petani sawit yang diperkirakan juga akan merugi lantaran pohon sawit mereka terendam.
“Hal ini diduga karena adanya proyek revitalisasi sungai Bantung yang pengerjaannya belum diselesaikan”, ujar Ilyas.
“Harapan kami agar sungai bantung sesegera mungkin agar pengerjaan normalisasi nya secepat mungkin di selesaikan guna mengurangi debit air yang semakin tinggi akibat curah hujan serta salah satunya pembukaan aliran air dr PT. SAL yang di arahkan ke sungai bantung,” Lanjutnya.
Dia meminta agar pemerintah kabupaten segera memberikan solusi untuk para petani dan pekebun.
“Karena petani ingin menanam padi dan pekebun menginginkan tanaman sawit nya selamat dari banjir dan tidak mati,” pungkas Ilyas. (red)





