
BANYUASIN, MEDIARAKYAT.CO || Guna memastikan penanggulangan bencana tepat sasaran dan tidak berdampak luas, maka pemerintah Kabupaten Banyuasin melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Banyuasin menggelar rapat pengumpulan Data penyusunan dokumen perencanaan penanggulangan bencana daerah Kabupaten Banyuasin 2023-2027.
Rapat ini dipimpin Sekda Kabupaten Banyuasin Ir. Erwin Ibrahim, ST., MM., MBA, IPU, Asean Eng, di Ruang Rapat Setda Kabupaten Banyuasin, Senin (27/11) 2023.
Dokumen ini, tambah Erwin disusun untuk 5 (lima) tahun kedepan 2023-2028, dokumen perencanaan penanggulangan bencana ini meliputi strategi pencegahan, penanggulangan, penanganan dan pemulihan.
“Sehingga bencana tahunan ini dapat diantisipasi dengan tepat dan tidak berdampak luas,”tegasnya
Erwin menyampaikan, bahwa geografis Kabupaten Banyuasin ini merupakan tanah yang datar, sehingga bencana seperti gempa bumi dan gunung meletus Insya Allah tidak ada, tetapi rawan dengan 2 jenis bencana, yaitu kebakaran lahan saat kemarau, dan kebanjiran saat musim penghujan.
“Bencana di Banyuasin ini relatif bisa diprediksi. Jadi rasanya kurang pas kalau kebakaran lahan dan banjir sampai berdampak luas bahkan ada korban, oleh karena itu Pemkab Banyuasin harus dapat menyikapi ini secara terencana dan terukur melalui dokumen perencanaan penanggulangan bencana ini, sampai 5 tahun kedepan,”jelas Erwin.
Menurut Erwin, penanggulangan bencana ini merupakan tanggung jawab bersama baik Pemkab, TNI, Polri, perusahaan perkebunan dan multi stakeholder lainnya.
“Pencegahannya dimulai dari sekolah, rumah tangga sampai masyarakat. Jadi semua memiliki tanggung jawab dengan sektornya masing masing,”katanya.
Hadir pada kegiatan ini, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Provinsi
Sumsel diwakili Kabid Penanggulangan Bencana Muri, Kalaksa BPBD Banyuasin Alpian Saleh diwakili Kabid Bencana Gatot, Kabag OPS Polres Banyuasin, Pasintel Kodim 0430 Banyuasin dan seluruh OPD terkait. (lbs)





