
Pengawas Proyek : “Terus kalian kerjakan jangan berhenti, suruh Kabid SDA ke sini..!!! “
PALEMBANG, MEDIARAKYAT.CO || Drainase sangatlah penting untuk menghindari genangan air yang bisa mengakibatkan banjir, namun dikarenakan tidak ada pembuangan akhirnya, maka warga Rt 07 membuat pernyataan menolak pembangunan drainase yang ada diwilayah Jalan Mataram Rt 08 Rw 02 Kelurahan Kemas Rindo Kecamatan Kertapati Kota Palembang Provinsi Sumsel.
Pernyataan warga ini dibuat bukan untuk menghalangi pengerjaan drainase tersebut, tapi warga minta agar pembuangan akhirnya dulu yang dibangun. Kalau pembuangan akhir diwilayah Rt 07 tidak dibangun terlebih dahulu, maka kalau hari hujan wilayah Rt 07 akan lebih banjir lagi dan air limbah rumah tangga tersebut akan lebih menggenang lagi dari yang sudah sudah.
Selain itu, pembangunan drainase yang baru akan dibangun tersebut juga tidak ada kejelasan berapa besar anggaran yang gunakan dan dari mana sumber anggarannya, karna tidak ada papan proyek dilokasi tersebut.
Salah satu warga Rt 07 Rusmadi Haryadi saat dikonfirmasi awak media mengatakan, merasa keberatan dengan adanya pembangunan drainase diwilayah Rt 08.
“Kami keberatan dan menolak pembangunan drainase diwilayah Rt 08 Jalan Mataram, sebelum pembuangan akhirnya diwilayah Rt 07 dibangun terlebih dahulu,” kata Rusmadi tokoh masyarakat Rt 07 Kelurahan Kemas Rindo, senin (20/11/2023).
Rusmadi melanjutkan, kalau hari hujan, air limbah rumah tangga yang ada didrainse depan rumahnya tersebut naik menggenangi Jalan.
“Kalau drainase diwilayah Rt 08 itu sampai selesai dibangun, dapat dipastikan kalau hari hujan, air limbah rumah tangga yang bau itu akan lebih menggenangi jalan, bahkan bisa jadi masuk ke perkarangan rumah,” ujarnya.
Ditempat yang berbeda Nahar Djailani menambahkan, sebelum pembuangan akhir dibuat, drainase didepan jangan dulu dibangun.
“Kami selaku warga mengharapkan kepada Ketua Rt 07 untuk segera mengambil tindakan, sebab sudah berapa tahun ini kami dibuat tidak nyaman dengan adanya air limbah rumah tangga yang menggenang tak kunjung kering,” tuturnya.
Sementara itu Lurah Kemas Rindo Suhaimi S.Sos menyampaikan, bahwa dirinya tidak tahu sama sekali adanya pembangunan drainase di Jalan Mataram Rt 08 Rw 02 tersebut.
Hasil pantauan awak media ini dilapangan, para pekerja tersebut membuat drainase dengan cara menggali Jalan. Sementara drainase yang ada sudah banyak yang rusak dan perlu perbaikan.
Saat Ketua Rt 07 Yopi menegur para pekerja agar jangan dikerjakan dulu karna masih komplin dengan warga, sebelum ada perintah dari Kabid SDA PUPR Kota Palembang. Tapi pengawasnya terkesan sok jagoan dan bersikeras tetap mengerjakan drainase tersebut.
“Terus kalian kerjakan jangan berhenti, suruh Kabid SDA ke sini, karna titik pengerjaan memang disini bukan dibelakang,” ucap yopi menirukan kata kata pengawas tersebut. Selasa (21/11/2023).
Berharap dengan adanya pemberitaan ini agar Walikota Palembang dan dinas terkait yang ada di Kota Palembang dapat segera menindak lanjuti permasalahan pembangunan drainase tersebut sebelum pembuangan akhirnya selesai dikerjakan. Karna ini menyangkut kenyamanan dan kesehatan masyarakat banyak. (red/tim)





