
PALEMBANG, MEDIARAKYAT.CO || Kericuhan hampir saja tidak terkendali dimana suasana kelas awalnya biasa saja, namun tiba-tiba saja berubah tegang pasalnya beberapa siswa Kelas XII IPA SMA PGRI 2 Palembang saling dorong sehingga harus dipisahkan oleh temannya yang lain.
Kegaduhan tak terhindarkan membuat seirang guru, Dra. Afisah yang saat itu berada dalam Kelas tersebut merasa ketakutan.
Dalam situasi yang tidak kondusif sang guru mencari tahu apa sebenarnya yang terjadi dan ternyata kericuhan ini hanya sandiwara anak-anak kelas XII IPA 3.
“Drama yang membuat jantung deg-degan ini, ternyata siswa-siswi Kls XII IPA 3 SMA PGRI 2 Palembang hanya akting dalam rangka merayakan Hari Guru Nasional (HGN)”, terang Afisah, Jumat (24/11).
“Meski sempat cemas dan jantung berdegup kencang tapi hati ini bahagia sekali rasanya karena mereka masih mengingat Hari Guru, terima kasih Anak-anak kls XII IPA 3 semoga kebersamaan selalu ada untuk kita,”ujarnya.
Lanjutnya, nanti kalau kalian sudah berhasil, semua yang terjadi hari ini akan menjadi kenangan yang tak terlupakan.
“Pesan Ibu, apa yang terjadi hari ini di Hari Guru Nasional ini akan menjadi kenangan yang terindah masa-masa Putih Abu di SMA PGRI 2 Palembang”, pesannya kepada para siswa.
“Ibu mengingatkan SILATUHRAHIM SELALU DIJAGA dan JANGAN TERPUTUS Ya, ibu simpan disini aja, terima kasih buat anak-anak kelas XII IPA 3 SMA 2 PGRI Palembang, Ibu sayang kalian ulah kalian membuat selalu happy…Aamiin. meski Ibu kena Prank”, tutup Afisah.(lbs)








