
BANYUASIN, MEDIARAKYAT.CO – Kasus Demam Berdarah Dengue kembali menyerang warga Kabupaten Banyuasin. Kondisi ini membuat keluarga korban mendesak Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuasin bergerak cepat menangani penyebaran penyakit tersebut.
Korban terbaru adalah A. Supanji Revolusioner, 22 tahun, warga Jalan Perintis, Perum Sukomoro Residen RT 11/02, Kelurahan Rawa Maju, Kecamatan Talang Kelapa. Saat ini Supanji tengah dirawat intensif di RS Ar Rasyid Palembang.
Nachung, orang tua Supanji, menilai penanganan harus dilakukan segera agar kasus serupa tidak terus berulang. “Harus gerak cepat,” ujarnya singkat saat dimintai keterangan, Jumat (22/05/2026).
Kekhawatiran warga semakin meningkat setelah ada informasi bahwa beberapa pasien DBD lainnya juga tengah dirawat inap di RS Myria Palembang. Seorang sumber menyebut pertemuan dengan sejumlah pasien DBD terjadi pada hari sebelumnya.
Situasi ini membuat publik menilai Banyuasin saat ini berada dalam kondisi darurat DBD. Penyebaran kasus yang terjadi berulang di berbagai wilayah memicu kekhawatiran warga atas lambatnya langkah pencegahan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuasin terkait tindak lanjut penanganan kasus di Kecamatan Talang Kelapa dan daerah terdampak lainnya. Warga berharap ada upaya fogging dan pemberantasan sarang nyamuk secara menyeluruh.
Kasus DBD di Banyuasin memang kerap muncul setiap musim hujan. Genangan air dan tumpukan sampah yang menjadi sarang nyamuk Aedes aegypti kerap dikeluhkan warga tanpa penanganan optimal dari pihak terkait.
Desakan publik kini mengarah pada perlunya respons cepat dan terukur dari Dinkes Banyuasin. Masyarakat menilai pencegahan masif di tingkat lingkungan sama pentingnya dengan penanganan medis terhadap pasien yang sudah terinfeksi. (Red)




