
OGAN ILIR, MEDIARAKYAT.CO || Sebanyak 22 Sekolah yang terdiri dari SMA Negeri, SMK Negeri dan Swasta di Kabupaten Ogan Ilir mengikuti senam jantung sehat remaja sekaligus sosialisasi tanpa asap rokok.
Acara yang diikuti oleh ribuan pelajar ini digelar oleh Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) berlangsung di Lapangan Bola Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir Provinsi Sumatera Selatan, Rabu (31/01/2024).
Ketua MKKS OI dan Juga Kepala SMAN 1 Tanjung Raja Dra. Sutinawati, M.Si mengatakan bahwa kegiatan Senam jantung sehat remaja ini dilaksanakan sekaligus sosialisasi tanpa asap rokok.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja MKKS OI yang bekerjasama dengan Yayasan Jantung Indonesia Provinsi Sumsel”, terang Sutinawati, Rabu (31/02/2024).
“Kegiatan Senam Jantung sehat ini di ikuti oleh 22 Sekolah baik dari SMA Negeri, SMK Negeri maupun SMK Swasta Se-Kabupaten Ogan Ilir”, lanjutnya.
Sutinawati merasa bangga karena hampir 2.000 siswa yang telah mengikuti senam jantung sehat dan Sosilisasi Tanpa asap rokok.
“Acara hari ini merupakan kegiatan pokok jantung sehat remaja yang pernah kita bentuk, Kami ingin mendapatkan pengarahan tentang rokok dan kesehatan jantung karena siswa sangat rawan merokok”, tambahnya.
Sementara itu Asisten III Setda OI M. Rhidon, S.Sos mengatakan Bagi pemuda pemudi agar menjaga kekompakan serta kesehatan dan yakin suatu saat nanti akan menjadi pemimpin.
” Pak Bupati berpesan jagalah kekompakan, jangan termakan hasutan, jagalah persatuan dan Kesatuan sehingga Kabupaten OI Maju dan Jaya”, Pesan Ridhon kepada para Pelajar.
Selanjutnya Ketua Yayasan Jantung Indonesia Provinsi Sumsel Hj. Fauziah Mawardi mengungkapkan Kalau kegaiatan ini dilaksanakan pada pembukaan Sosialisasi sekolah apertching rokok dalam rangka sinergi Program kesehatan jantung sehat remaja dengan program MKKS SMA Se-Kabupaten Ogan Ilir.
“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada para peserta Sosialisasi siswa – siswi Se Kabupaten OI dan saya mengapresiasi pada kegiatan ini atas dukungan semua pihak khususnya Ketua MKKS SMA OI”. Ungkap Fauziah. (*)





