
Rambutan, Mediarakyat.co – Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuasin, Ir. Erwin Ibrahim, S.T., M.M., M.B.A., IPU., ASEAN Eng., membuka Kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) SP4N-LAPOR! dengan tema “Penguatan Kapasitas Pengelola SP4N-LAPOR! Dalam Mewujudkan Pelayanan Publik yang Cepat, Responsif dan Akuntabel.”
Plt. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Banyuasin, Hj. Ida Bahagia, S.H., M.M., selaku Ketua Panitia, memimpin pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) SP4N-LAPOR! yang digelar di Ballroom OPI Indah Hotel, Selasa (11/08/2026).
Menurut Ida, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman dan kapasitas pengelola pengaduan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyuasin, sehingga setiap laporan masyarakat dapat dikelola secara lebih cepat, tepat, transparan, dan akuntabel.
Bimtek tersebut menghadirkan dua pemateri, yakni Silvia Diaz Carinadewi, S.I.Kom., Analis Kebijakan Pertama pada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia. Serta Harry Aries Saputra, S.E., M.M., Kepala Bidang Pengelolaan Data Informasi Publik dan Statistik Dinas Kominfo-SP Kabupaten Muara Enim.
Kegiatan ini digelar sebagai upaya memperkuat kapasitas para pengelola SP4N-LAPOR! di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyuasin, khususnya dalam menerima, memverifikasi, menindaklanjuti, dan memberikan respons terhadap laporan serta pengaduan masyarakat secara cepat dan akuntabel.
Dalam sambutannya, Sekda Banyuasin Ir. Erwin Ibrahim menekankan bahwa pemerintah daerah harus mampu merespons berbagai persoalan dan keluhan yang disampaikan masyarakat. Menurutnya, aparatur sipil negara (ASN) di setiap perangkat daerah wajib memberikan respons terhadap aduan masyarakat melalui berbagai kanal yang tersedia, baik SP4N-LAPOR!, PPID, maupun media sosial pemerintah.
“ASN yang ada di OPD itu wajib merespons melalui apapun, melalui SP4N-LAPOR!, melalui PPID, melalui media sosial dan sebagainya. SP4N-LAPOR! dalam waktu lima hari kerja berdasarkan Permen PANRB Nomor 5 Tahun 2025, wajib untuk direspons,” tegasnya. (Lubis)




