
Palembang, Media Rakyat – Permasalahan pupuk yang masih berkepanjangan membuat sejumlah masyarakat yang tergabung dalam Front Persatuan Buruh Tani Sumatera Selatan unjuk rasa di depan Kantor PT Pusri Palembang dan Kantor Gubernur Provinsi Sumatera Selatan, Senin (07/02).
Koordinator aksi Widya Astin menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah provinsi Sumatera Selatan agar dapat memstabilkan harga pupuk petani.
”Ada lima point penting dalam aksi yang kita lakuka hari ini, pertama meminta/ mendesak Pusri untuk menjamin pupuk untuk petani di Sumsel, mendesak kepada Gubernur Sumatera Selatan, Bupati dan dinas terkait mendorong dan mengawal proses ketersediaan pupuk di daerah hingga ke petani, kata Widya Astin yang juga Korwil Serikat Petani Indonesia Sumatera Selatan ini.
“Selain itu kami meminta kepada ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan untuk bentuk pansus Pupuk di Sumatera Selatan, mendesak Kepolisian Republik Indonesia (Polda Sumsel) untuk melakukan penindakan terhadap oknum dan mafia pupuk disetiap tingkatan hingga ke petani dan mendesak Gubernur, Walikota, Bupati untuk menyusun dan menyiapkan saluran pendistribusian pupuk yang efektif, aman dan terstruktur sampai ketangan petani,” pungkas Widya.
Aksi ujuk rasa Front Persatuan Buruh Tani Sumatera Selatan diterima langsung Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru.
Herman Deru mengatakan pihaknya segera berkoordinasi dengan pihak terkait agar permasalahan pupuk petani mendapatkan solusi.
“Kami akan segera melakukan rapat koordinasi dengan instansi terkait mengenai masalah pupuk sehingga mendapat solusi permasalahan pupuk yang dirasakan petani,” kata Deru.
“Kami juga akan melaporkan hal ini ke Kementerian Pertanian Republik Indonesia agar dapat segera ditindaklanjuti,” jelas Herman Deru.(ril)








