
PALEMBANG, MEDIARAKYAT.CO – Koordinator Barisan Pemuda Berani, Empati, Tegas, Objektif, Komitmen (BP-BETOK) Sumsel, Tonny, mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus kebakaran di lokasi aktivitas BBM yang diduga milik inisial K di Jalan Haji Syarkowi, Sungai Pedado, Keramasan, Kertapati, Palembang.
Tonny menegaskan kasus tersebut tidak boleh dibiarkan menguap begitu saja bersama asap kebakaran. Ia meminta agar perkara ini dituntaskan sampai ke akar-akarnya.
“Kami dari BP-BETOK Sumsel menegaskan, negara ini adalah negara hukum. Kasus ini harus dibuka kembali secara transparan,” kata Tonny dalam keterangan resminya di Palembang, Minggu (12/10/2026).
Ia mempertanyakan keheningan aparat setelah peristiwa kebakaran tersebut. Menurutnya, aktivitas di lokasi tersebut diduga telah berjalan bertahun-tahun, namun setelah terbakar tidak terlihat ada proses hukum yang jelas.
Tonny menyampaikan kecurigaannya bahwa ada kejanggalan dalam penanganan kasus ini. Ia mempertanyakan apakah ada dugaan pembiaran, sehingga penegakan hukum terkesan tumpul di lokasi tersebut.
BP-BETOK menilai jika hukum hanya berani menindak rakyat kecil namun tumpul terhadap pemilik modal, hal itu akan merusak kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.
Untuk itu, ia mendesak agar aparat turun langsung ke lokasi, membuka kembali berkas perkara, menelusuri pemilik dan pihak terkait yang diduga membekingi aktivitas tersebut, serta mengumumkan hasilnya secara terbuka.
BP-BETOK Sumsel menyatakan akan terus memantau perkembangan kasus tersebut dan akan melakukan aksi lanjutan jika tidak ada kejelasan hukum dalam waktu dekat.(BP-BETOK)



