
PRABUMULIH, MEDIARAKYAT.CO || Dijanjikan akan diorbitkan menjadi artis Dangdut, seorang siswi SMA asal Kecamatan Kelekar Kabupaten Muara Enim diduga dilecehkan pria inisial H yang tercatat warga Desa Karang Bindu Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT) Kota Prabumulih dan telah dilaporan ke Polres Prabumulih. Selasa, (14/03/2023).
Pasca kejadian tersebut beredar pesan singkat di WhatsApp yang berisikan “Terjadi pemerkosaan siswa SMA kls 3 berdomisili di desa pelempang
Kronologinya, dengan di iming iming bisa menjadi aktris sperti rara dan sridevi, uwak dari sridevi akrab di panggil her memperkosa siswi tersebut. Kejadian ini sudah di laporkan ke polres prabumulih pada hari minggu tetapi di tolak oleh polres prabumulih,setelah di kuasakan menggunakan pengacara hari senin melapor lagi, baru di Terima oleh pihak polres, LP polres prabumulih masih menggunakan pasal 294 dugaan pelecehan, bukanya 285 pemerkosaan. Di duga pelaku banyak cancel (mungkin channel maksudnya-red) pihak kepolisian, karena anak pelaku ada yg bertugas di muara duo.”
Dilansir dari media Topikberita.co, Sebut saja ‘Mawar’ korban dugaan pemerkosaan oleh H yang mengaku bisa mengorbitkan menjadi artis Dangdut Academy (DA) disetubuhi secara paksa dikediamannya di Desa Karang Bindu, RKT, Kota Prabumulih pada Kamis 9 Maret 2023.
Rijen Kadin Hasibun, SH Pendamping Hukum (PH) korban membenarkan kejadian tersebut, menurut Rijen, kliennya itu dijanjikan untuk menjadi artis seperti halnya Sridevi dan Rara yang telah sukses jadi artis.
“Korban dijanjikan pelaku jadi artis tapi harus di cek up dulu dengan periksa badan korban, dan menyuruh buka baju” jelas Pengacara Firm Law.
“Saat kejadian korban sempat menolak keinginan pelaku” tambah Rijen.
Ditempat terpisah, Paman korban yang namanya tidak mau disebut, mengaku jika Mawar sebelumnya dijemput pelaku dari rumahnya karena ajakan untuk menjadi artis. Mawar saat itu tinggal bersama anak dan istri pelaku sehingga tidak ada kecurigaan terhadap pelaku H’.
Pelaku melampiaskan nafsu bejatnya itu ketika tak ada satu orangpun dirumah, Mawar diminta untuk melepas baju untuk cek kondisi fisik jika ingin menjadi artis. Korban yang tak bisa berbuat banyak dipaksa melayani nafsu pelaku di kamar mandi.
“Mawar ini di iming-imingi jadi artis, dia percaya karena pelaku ini memang keluarga artis Sridevi (Cucu Kandung)” jelasnya melalui sambungan telepon seraya berharap pihak kepolisian menangkap pelaku.
Sementara itu, Kepala Desa Karang Bindu Iin Saputra membenarkan jika pelaku benar warganya yang tinggal di Desa Karang Bindu, Kecamatan Rambang Kapak Tengah, Kota Prabumulih yang telah lama menetap disana bersama keluarganya.
“Benar itu warga kita, tapi saya tidak tau masalah kasus itu, karena memang tidak ada laporan”, ucap Kades.
Untuk informasi keluarga Mawar dan pelaku H” telah beberapa kali dimediasi namun pelaku tidak pernah hadir untuk menyelesaikan masalah itu.
Sayangnya ketika diminta konfirmasi terkait kasus tersebut, AKBP Witdiardi, SH, MH Kapolres Prabumulih hingga berita ini ditayangkan belum memberikan tanggapannya. (red)








