
Pampangan, Mediarakya.co – Lagi-lagi terjadi keributan saat lelang lebak lebung di kecamatan Pampangan Kabupaten OKI, Sumatera Selatan pada Kamis (24/11) lalu.
Keributan itu dipicu karena kesalah pahaman antara sesama pengemin lelang lebak lebung.
Plt Camat Pampangan Yudi Irawan, S. Sos, saat dikonfirmasi awak media mengatakan kericuhan terjadi saat lelang lebak-lebung.
“Lalu itu hanya terjadi kesalahan pahaman atara pengemin, saat kericuan terjadi, panitia menawarkan objek lebak lebung sungai gombak, desa Keman terjadilah kesalahan pahaman antara sesama pengemin”, ujarnya.
Lanjutnya, hal ini sudah kita klarifikasi kepada pengemin, untuk tidak mengulangi hal tersebut, pintanya.
“tentu dengan adanya keributan antara pengemin, lalu kita berkoordinasi dengan pihak keamanan di ruangan bagaimana kegiatan ini akan dilanjutkan lagi atau tidak, namun dari pihak keamanan tidak ingin nanti terjadi hal hal yang tak di inginkan. Maka kegiatan lelang lebak lebung kita pending dan akan dilanjut pada senin tgl 05/12 mendatang”, terangnya.
Sementara itu, salah-satu pengemin dari desa Keman Kecamatan Pampangan Aminro, saat diwawancarai media ini mengatakan sangat menyayangkan hal ini, sampai terjadi keributan seperti itu.
“kita sebagai pengemin seharusnya bisa saling pengertian dan saling memahami, kenapa harus terjadi keributan antara sesama pengemin, ini kecamatan kita seharusnya kita saling menjaga agar kegiatan ini berjalan kondusif aman terkendali”, ucapnya.
Amin menambahkan untuk kedepannya, saya harap jangan sampai hal ini terulang lagi, seharusnya kita malu dengan kecamatan lain, “saya rasa mereka aman-aman saja, tidak ada keributan aman terkendali”, ujarnya.
“saya harap hal ini jangan sampai terulang lagi untuk kedepanya”, pungkasnya. (Nel)






