
Palembang, mediarakyat.co – Dalam semangat memperingati Hari Pahlawan, DPC GMNI Palembang dan mahasiswa dari berbagai organisasi di Kota Palembang menyelenggarakan kegiatan “Diskusi Kebangsaan dan Ziarah Makam Pahlawan” dengan tema “Meneladani Semangat Pahlawan untuk Indonesia Berintegritas dan Berkeadilan”.
Kegiatan ini diawali dengan ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Palembang, sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para pejuang yang telah gugur memperjuangkan kemerdekaan bangsa. Ziarah tersebut menjadi simbol refleksi dan pengingat akan nilai-nilai perjuangan yang dilandasi kejujuran, keberanian, dan pengabdian tanpa pamrih.
Usai kegiatan ziarah, para peserta melanjutkan acara Diskusi Kebangsaan, Diskusi ini menjadi ruang bagi generasi muda untuk membedah persoalan moral dan integritas bangsa di tengah maraknya ketimpangan sosial serta kontroversi dalam penetapan gelar kepahlawanan nasional.
Dalam forum tersebut, para peserta menyampaikan sikap tegas mengecam keras pengangkatan Soeharto sebagai Pahlawan Nasional, yang dinilai bertentangan dengan nilai-nilai keadilan dan integritas sebagaimana diwariskan para pahlawan bangsa.
“Kepahlawanan tidak bisa diukur dari kekuasaan atau lamanya seseorang memimpin. Soeharto memiliki rekam jejak pelanggaran HAM dan praktik korupsi yang membekas dalam sejarah bangsa. Memberikan gelar pahlawan kepada sosok seperti itu adalah bentuk pengaburan nilai sejarah dan penghinaan terhadap para korban rezim Orde Baru,” ujar [Muhammad Dalipal Putra], Ketua DPC GMNI Palembang.
Para peserta juga menekankan bahwa perjuangan masa kini harus diwujudkan melalui integritas moral, keberanian bersuara untuk kebenaran, dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Nilai-nilai ini, menurut mereka, adalah wujud nyata dari semangat kepahlawanan yang harus diteladani generasi muda.
“Kita ziarah bukan hanya untuk mengenang, tapi untuk menegaskan kembali arah perjuangan. Pahlawan sejati adalah mereka yang berjuang demi rakyat, bukan yang menindasnya,” ujar [Hendri Pernanda], Sekjend DPC GMNI Palembang.
Kegiatan ini ditutup dengan pembacaan pernyataan sikap dan doa bersama untuk para pahlawan bangsa, serta seruan agar pemerintah lebih selektif dalam memberikan gelar Pahlawan Nasional berdasarkan nilai integritas, keadilan, dan keberpihakan kepada rakyat. (Cg)





