
OGAN ILIR, MEDIARAKYAT.CO || Kepala Desa Tanjung Serian Kecamatan Sungai Pinang dipertanyakan warga soal transparansi pengelolaan Dana Desa.
Dugaan itu antara lain Dua proyek yang ada di desa tersebut tidak memiliki papan/plang proyek, pasalnya tidak diketahui secara spesifik RAB pembangunan tersebut, bersumber dari mana.
Berdasarkan informasi yang didapatkan mediarakyat.co dari sumber proyek tersebut yang mengerjakannya hanya beberapa orang dan diketahui pekerja tersebut merupakan para suami dari perangkat desa beserta perangkat desa yang lain dari desa tersebut.
“Proyek ini tidak adanya plang atau papan informasi APBDes yang terpasang, kemudian dalam realisasinya pengerjaan ini tidak sesuai dengan musyawarah desa”, terang sumber yang namanya minta dirahasiakan.
” Yang jelas terlihat pada pengadaan angkutan air (getek/sejenis boat. red) tersebut tertulis tulisan DD 2023 pada sisi samping Boat. Yang jadi pertanyaan berapa anggaran tersebut dan apakah masuk di Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa)?”, tambah sumber.
Masyarakat juga bertanya, masalahnya tidak adanya APBDes tersebut.
“Tindakan korupsi berawal dari ketidak transparanan Kepala Desa terhadap belanja desa”, lanjutnya.
“Dari mulai dilantik, kades Tanjung Serian telah beberapa kali bermasalah. Sampai di demo warga namun masih saja dia merasa kebal hukum, belum lagi soal jalan setapak yang juga tidak memasang plang proyek. Disini peran serta BPD dipertanyakan. Tetapi menjadi hal yang wajar karena BPD tidak lain berasal dari keluarga (paman) nya sendiri, jadi wajar di anggap tutup mata dalam permasalahan desa Tanjung Serian”, tutup sumber.
Sementara Al Najmi Ketua BPD Tanjung Serian ketika dikonfirmasi oleh mediarakyat.co perihal informasi dugaan kurang transparannya Kades dalam mengelola Dana Desa tersebut justru menanggapi dengan kesan emosional, dia mengatakan datang saja kerumah supaya jelas jangan berani dari jauh, masyarakat mana yang kamu maksud, ajak kesini namun dalam bahasa daerahnya.
“Datang nia ke uma supaye jelas jgn melawan dai jau, masyakat yg mne yg uji kau tu ajak kesikak”, ujar Ketua BPD melalui pesan WhatsApp, Rabu (20/09).
Dia juga mengatakan kalau pihaknya sudah tau orang yang sering melaporkan.
“Sape yg yuruh kau ,latau aku yg yuruh kau tu die tu mmg nk nntut kesalahn wang, Ao dk app kmi latau yg itu2la glk mlpprke” (Siapa yang menyuruhmu, sudah tau saya yang nyuruh kamu itu memang mau cari kesalahan orang, tidak apa-apa kami sudah tau yang itulah sering melaporkan. red), lanjutnya.
Kemudian Kades Tanjung Serian Ulin Fransiska, ketika dihubungi via WhatsApp perihal dugaan tersebut hingga saat ini belum berhasil dikonfirmasi. (red)





