
BANYUASIN, MEDIARAKYAT.CO || Terkait berita dugaan pungli di SMAN 1 Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan beberapa waktu yang lalu kini masih menjadi polemik pasalnya oknum Kepsek bukannya Jera malah semakin jadi.
Salah satu wali murid yang enggan di sebut namanya meminta agar Gubernur Sumatera Selatan bertindak tegas terhadap oknum kepala sekolah yang melakukan pungli seperti ini.
Contohnya saja praktik pungli terjadi di Jawa tengah, Sumber berharap Semoga Gubernur Herman Deru melakukan tindakan seperti halnya yang di lakukan Gubernur Ganjar Pranowo.
“Jika ini tidak dilakukan, maka oknum Kepsek tersebut akan terus menerus melakukannya”, katanya.
” Ini dilakukan bukan saja terhadap siswa yang mau lulus, waktu penerimaan siswa baru juga dimintai sumbangan semen. Artinya pembelian semen sudah menjadi trik untuk lakukan pungli”, terang wali siswa tersebut kesal.
Dirinya heran setelah diberitakan mereka kira praktik ini berhenti ternyata semakin jadi. Hingga kini murid masih di tekan wajib harus membayar uang Rp 66.000 dan uang sampul buku Rp 2.000 per buku.
Melihat polemik ini, Dedy Irawan Ketua LSM-CIC (CENTRAL INVESTIGATION CORUPPTION) kembali merespon serius, menurut Dedy jika masih di teruskan pihak Kepsek, maka pihaknya akan menggelar aksi demonstrasi di Kejati Sumsel.
“Jika hal ini masih berlarut-larut maka kami akan lakukan langkah lain, yaitu melakukan Aksi dan membuat laporan di Kejati Sumsel serta Polda dan juga Gubernur Sumsel”, tegas Dedy, Kamis (14/07).
“Kami mau liat seberapa besar orang penting di belakang oknum Kepsek tersebut, sehingga dia seperti menantang, kami juga dengar kabarnya ada oknum wartawan yang membekinginya, kami menyayangkan hal ini kenapa oknum wartawan tersebut melindungi orang yang berbuat salah dan merugikan masyarakat”, pungkasnya. (red)





