
OGAN ILIR, MEDIARAKYAT.CO || Suasana pesta Demokrasi sudah dimulai, Pemilu 2024 sudah didepan mata, bahkan mulai hari ini telah memasuki tahapan kampanye. Namun sayangnya ada-ada saja ulah oknum dalam sistem administrasi Parpol di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan dimana Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Di kabupaten Ogan Ilir justru diduga telah manipulasi Data Daftar Calon Tetap (DCT) Calon Legislatif.
Seyogyanya salah satu syarat yang harus dipenuhi dalam mengikuti kontestasi pemilu bagi partai politik yaitu dengan menetapkan Daftar Calon Tetap (DCT) anggota DPRD Kabupaten.
Sangat disayangkan, justru partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Ogan Ilir diduga kuat telah dengan sengaja mendaftarkan salah satu nama tanpa sepengetahuan yang bersangkutan.
Nama yang tertera sebagai dalam DCT yaitu M. Said Bahrawi dengan nomor urut 8 dari Dapil satu. 
Dirinya merasa aneh dan bingung, kenapa tiba-tiba namanya masuk dalam DCT padahal dia merasa tidak pernah mendaftarkan diri sebagai caleg DPRD Kabupaten Ogan Ilir tahun 2024.
“Saya mengetahui hal tersebut dari teman yang mengatakan jika saya masuk dalam Daftar Calon Tetap Caleg DPRD Kabupaten Ogan Ilir dari PKB, Setelah dicek ternyata benar adanya nama saya sudah tercantum di PKB yang dilampirkan untuk ke KPU Kabupaten Ogan Ilir”, terang M. Said, Selasa (28/11).
“Tahun 2019 memang saya pernah caleg di Dapil 4, tapi untuk 2024 ini saya tidak pernah di konfirmasi, tiba-tiba saja dalam DCT keluar nama saya “, Tambahnya.
M. Said pun menilai jika partai Kebangkitan Bangsa Kabupaten Ogan Ilir tidak beres, manipulasi data, berani-beraninya memasukan nama orang tanpa sepengetahuan orangnya.
“Ini menandakan PKB Ogan Ilir tidak profesional dan tidak beres, asal-asalan hanya demi mencukupi syarat namun mengesampingkan kebenarannya”, ujar M. Said serius.
Tindakan ini, lanjut M. Said, tidak bisa dibiarkan saja karena akan terus berlanjut, ini sudah masuk ke ranah pidana, pembohongan publik serta manipulasi data seseorang.
“Maka dari itu saya dan keluarga akan menempuh jalur hukum, terkait persoalan ini saya sudah siapkan pengacara. Karena saya merasa dirugikan dalam hal ini”, tegasnya.
Sementaranya ketua tim seleksi caleg PKB, Ali Albar Rozi ketika dikonfirmasi via WhatsApp, Selasa (28/11) mengatakan hal ini bukanlah manipulasi karena yang bersangkutan (M. Said Bahrowi) adalah kader PKB jadi ditugaskan oleh Partai.
“Bukan manipulasi data, yang bersangkutan kader kita dan ditugaskan oleh partai untuk memenuhi kuota dapil 1, sudah dikonfirmasi dengan yang bersangkutan dàn sudah clear, di 2019 yang bersangkutan juga caleg kita di dapil 4”, bantah Ali. (red/tim)





