
BANYUASIN, MEDIARAKYAT.CO || Cuaca panas yang sangat ekstrim yang terjadi beberapa bulan terakhir, menyebabkan masyarakat kesulitan mendapatkan air bersih. Parahnya air dari PDAM Tirta Betuah Cabang Betung dan Suak Tapeh tak kunjung mengalir.Â
Krisis air bersih terjadi juga di salah satu desa antara lain seperti di Desa Lubuk Karet Kecamatan Betung membuat masyarakat semakin mengeluh.
Dilansir dari media Radarbanyuasin.com, Ketua BPD Lubuk Karet Mardani ST menjelaskan, pihaknya menerima banyak keluhan masyarakat. Selain melalui penyampaian langsung, masyarakat menyampaikan keluhan melalui media Sosial.
“Kami harapkan ada solusi dari PDAM Tirta Betuah Cabang Betung dan Suak Tapeh secepatnya. Jangan sampai masalah ini berlarut, menciderai program Bupati Banyuasin,” ungkapnya dikutip dari radarbanyuasin.com, Sabtu (12/08).
Mardani membeberkan penampungan air sudah kering. Baik tedmond, drum bahkan pemilik sumur mengeluhkan hal serupa.Â
“Kalau ini dibiarkan, bisa menimbulkan penyakit bagi masyarakat,” tegas Mardani.Â
Wakil Ketua BPD Lubuk Karet Sopian Hadi menambahkan, masyarakat Lubuk Karet berharap ada bantuan air bersih.Â
Misalnya PDAM Tirta Betuah Cabang Betung dan Suak Tapeh, mengirimkan air melalui mobil dan dibagikan kepada masyarakat.
“Kan pelanggan membayar terus setiap bulan, telat bayar langsung diputuskan. Artinya pelayanan haruslah maksimal jangan merugikan masyarakat sebagai konsumen,” harapnya.Â
Sementara itu, Kepala Cabang PDAM Tirta Betuah Betung dan Suak Tapeh Anas mengatakan bahwa pihaknya mengalami kendala di pompa karena terjadi trouble.Â
Katanya saat ini hanya satu pompa yang bisa dioperasikan, sedangkan satu pompa lainnya dalam perbaikan.
“Mohon doanya Supaya perbaikan
selanjutnya lancar,” Ujar Anas.(**/cg)








