
JAKARTA, MEDIARAKYAT.CO- Sekda Banyuasin Ir Erwin Ibrahim,ST,MM,MBA,IPU,ASEAN Eng melihat secara langsung pabrik pengelolaan sampah RDF (Refuse-Derived Fuel) di Rorotan, Jakarta Utara, Selasa (2/12/2025).
Karena memilik fasilitas pengelolaan sampah terbesar di Indonesia dan dapat mengolah sampah 2500 ton per hari menjadi bahan bakar alternatif.
“Yang rencana akan berinvestasi di membangun pabrik serupa di Banyuasin,” ujar Erwin.
Kunjungan ini, jelas Erwin merupakan tindak lanjut dari paparan calon investor, PT. Asiana Technologies Lestary pada (25/11/2025) lalu.
Pihak investor memperkenalkan teknologi pengolahan sampah terpadu yang mampu mengubah sampah menjadi ukuran kecil melalui proses pencacahan. Hasil olahan tersebut dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif (Refuse Derived Fuel/RDF) maupun diolah kembali menjadi produk bernilai tambah, seperti pupuk kompos, paving block, serta berbagai bahan dan alat produksi lainnya.
Selain itu, terang Erwin pihak investor ini sudah memiliki pengalaman berinvestasi dalam pengolahan sampah di DKI Jakarta dan kabupaten kendal, jadi kita perlu melihat langsung pengoperasian teknologi ini.
Lalu kata Erwin, ada beberapa tahapan yang akan kita pelajari sebelum melakukan kerjasama investasi, yaitu visibility study, pola kerjasama, profit sharing dan faktor lainnya, semua perlu kita kaji secara komprehensif.
Turut hadir, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Babupaten Banyuasin Dr Sazili Mustafa. (Lubis)








