OGAN KOMERING ILIR, MEDIARAKYAT.CO || Ingin berbuat baik malah jadi korban penipuan, itulah nasib naas yang dialami Arisnika yang berpofesi sebagai Wartawan disalah satu media Biro OKI dan Istrinya Dita.
Dimana motor miliknya Honda VCX No.Pol BG 6755 KAV tahun 2022 warna putih dibawa kabur Pasangan Suami Istri (Pasutri) Rudi bin Ajis dan istrinya Risma binti Mangsur Rabu (21/9/2022) jam 5.30 wib subuh.
Dijelaskan Arisnika pada 4 bulan yang lalu dirinya bersama istri didatangi pasangan suami istri Rudi dan istrinya Risma bersama dengan tiga anaknya, Rio(27), Elen(14) dan Pran (7) yang bermaksud mencari kontrakan rumah, namun rasa iba muncul ketika melihat anaknya yang masih kecil dan juga masih ada ikatan tali persaudaraan dari keluarga bibinya, maka ia dan istrinya bersepakat menawarkan untuk menginap di rumah bibinya yang lagi kosong Tidak dihuni .
“Mereka mencari kontrakan rumah merasa iba saya dan istri bilang ke pasutri ini dari pada ngontrak lebih baik tempati saja rumah bibi saya yang ada di Desa Kandis Kecamatan Pampangan, lagian rumah bibi ini lagi tidak ada yang nunggu dalam kondisi kosong, akhirnya Pasutri ini dan anak-anaknya mau ,malah mereka berencana buka usaha kantin,” terang Arisnika.
Lanjut dia berjalan 4 bulan buka kantin karena merasa sudah ada kedekatan dan rasa kekeluargaan, keluarga pasutri ini dipinjamkan kendaraan roda dua untuk fasilitas sehari-hari di warung,tau-tau kebaikan ini dimanfaatkan pasutri ini untuk bawah kabur motor saya.
“Kejadian ini sudah saya laporkan kepihak Polsek Pampangan dengan Laporan Polisi Nomor : LP/B-18/lX/2022 pada tanggal 23 September 2022,dalam laporannya kehilangan 1 unit sepeda motor merk Honda VCX No.Pol BG 6755 KAV tahun 2022 warna putih,nomor rangka MH1KF 7115NK321125 nomor mesin KF71E- 1320974a,”terang Arisnika yang juga mantan Kades Sepang Pampangan ini.
Arisnika menambahkan rupanya bukan hanya dia dan istri yang menjadi korban penipuan ada juga warga yang tertipu terkait pinjaman uang.
“Ada warga luar desa Kandis yang mengaku juga jadi korban penipuan dimana pasutri ini pinjam uang ke beberapa warga untuk modal usaha, entah apa motifnya sehingga warga percaya pinjamkan uang ke pasutri ini, semoga pasutri Rudi dan Risma cepat tertangkap oleh pihak Kepolisian dan dihukum sesuai hukum yang berlaku, biar tidak ada lagi yang menjadi korban”, ungkap Arisnika. (nov )
Read Time:1 Minute, 51 Second
Average Rating
5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%








