
JAKARTA, MEDIARAKYAT.CO – Innalillahi wa innailaihi roji’uun. Keluarga besar Jaringan Nasional Indonesia Baru (JNIB) berduka. Ketua JNIB Provinsi Jawa Barat, Handung Dwi Jatmiko, wafat pada Selasa, 21 April 2026 sekitar pukul 02.00 WIB.
Almarhum meninggal dunia akibat komplikasi penyakit diabetes, stroke, dan jantung. Kepergian almarhum menjadi kehilangan besar bagi JNIB, khususnya di wilayah Jawa Barat yang selama ini menjadi basis perjuangannya.
Ketua Umum JNIB, Nachung Tajudin, beserta seluruh keluarga besar JNIB mengaku sangat merasa kehilangan. Beliau menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya salah satu kader terbaik organisasi.
“Almarhum Handung adalah sosok pejuang yang militan dan loyal. Sejak bergabung ke JNIB, beliau tidak pernah lelah membesarkan organisasi di Jawa Barat. Kami semua merasa kehilangan,” ucap Nachung Tajudin, Selasa (21/4/2026).
Semasa hidup, Handung Dwi Jatmiko dikenal sebagai penggerak yang konsisten turun ke akar rumput. Berbagai agenda konsolidasi dan kerja-kerja kerakyatan JNIB di Jabar tak lepas dari peran aktif almarhum.
Berdasarkan informasi keluarga, jenazah almarhum akan dimakamkan di Cikarang pada Selasa, 21 April 2026 pukul 12.30 WIB, setelah pelaksanaan salat Dzuhur.
Keluarga besar JNIB dan pihak keluarga almarhum memohon maaf atas segala khilaf dan salah Handung Dwi Jatmiko semasa hidup, terutama sejak almarhum bergabung dan berjuang bersama JNIB.
Semoga amal ibadah almarhum diterima di sisi Allah SWT, diampuni segala dosa-dosanya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta keikhlasan. Selamat jalan, pejuang JNIB. Dedikasimu akan selalu dikenang.





