
OGAN KOMERING ILIR, MEDIARAKYAT.CO || Maraknya pemberitaan mengenai limbah medis dan berdampak pada AMDAL, pasalnya limbah di beberapa Puskemas di kabupaten OKI ditangani tidak sesuai dengan SOP.
Beberapa puskemas terkesan telah mengabaikan UU yang di tentukan oleh pemerintah, salah satu puskesmas Mulya Guna Kecamatan Teluk Gelam Kabupaten OKI juga diduga telah menyalahi aturan.
Menindaklanjuti perihal ini, awak media berkunjung di puskesmas tersebut pada Selasa (20/09) dalam rangka konfirmasi kepada pimpinan Puskesmas Mulya Guna.
Saat itu Staf Puskesmas yang sedang bertugas bertanya kepada awak media, “Mau ketemu dengan siapa pak?”
Lalu awak media menjawab, “Mau ketemu pimpinan Puskesmas”.
“Gak ada pak, pimpinan puskesmasnya lagi mengikuti posyandu di unit tiga”, ucap salah satu staff.
Setelah itu, awak media secara tidak sengaja melihat-lihat kebelakang puskesmas dan ditemukan adanya bekas pembakaran limbah medis.

Melihat hal itu, awak media langsung mengambil beberapa photo dan video. Tak berselang lama datanglah staff yang mengenakan seragam PNS Kemudian mendekati awak media.
“Untuk apa photo itu pak, itu sampah-sampah biasa yang di bakar”, kata dia.
Lalu awak media menanyakan, “Maaf, ibu ini siapa dan jabatannya apa ya?”
“Saya sebagai staf biasa disini, kenapa photo-photo tanpa izin, sedangkan pimpinan puskesnya lagi tidak ada”, cetusnya.
Namun ada salah satu awak media yang mengetahui jikalau wanita itu adalah Pimpinan Puskesmas Mulya Guna, yng bernama Linda SKM.
Kemudian Wanita tersebut mengaku kalau dia memang Pimpinan Puskemas Mulya Guna, terlihat dirinya merasa malu.
“Silakan duduk, Saya meminta maaf pak memang saya salah, semoga untuk kedepannya akan saya perbaiki, tolong jangan di beritakan pak”, pinta Linda.
Sementara itu LSM Garda Nasional (Ganas) DPW Sumsel, Irwan Syahputra selaku Ketua mengatakan sangatlah tidak pantas jikalau seorang pimpinan Puskesmas mengelabuhi rekan-rekan media.
“Mereka itu mitra kerja, kenapa diperlakukan seperti itu? kenapa mesti menghindar”, ujar Irwan.
“Apa yang dilakukan oleh kepala puskesmas Mulya Guna sangatlah tidak tidak terpuji, sikap itu tak patut di contoh, saya selaku LSM Garda Nasional Sumsel meminta kepada Kadinkes Kabupaten OKI untuk segera memanggil kepala puskemas Mulya Guna, untuk dipertanyakan maksud dan tujuan kepala puskesmas tersebut yang tidak mengakui menjabat sebagai kepala puskesmas Mulya Guna”, Tegasnya.
Irwan mengatakan rekan media hanya ingin konfirmasi atas temuan mereka kenapa mesti alergi.
“Tentu dalam hal ini kami juga akan meminta kepada bidang kesling untuk segera memeriksa setiap Puskesmas mengenai limbah medis yang di bakar sembarangan dan salah satu nya puskemas Mulya Guna”, imbuhnya.
“Atas temuan rekan media tersebut, tentu akan kita tindak lanjuti dan melaporkan hal ini kepihak yang berwenang, sesuai dengan UU yang di tentukan mengenai pembakaran limbah medis”, pungkas Irwan. (red/tim)





