
KALIMANTAN BARAT, MEDIARAKYAT.CO || Proses Evakuasi Unit Mobil Jenazah yang akan menyemberangi Sungai Desa Parek, Kecamatan Air Besar Kabupaten Landak kembali mengalami kesulitan, pasalnya hingga kini belum ada jembatan dan jalan yang layak untuk di lalui masyarakat sekitar.
Yohanes selaku masyarakat Menyampaikan bahwa mobil ambulance membawa salah satu warga jenazah dusun Jangkak desa Parek mengalami kesulitan ketika hendak menyeberangi sungai.
“Mobil jenazah ini dari Ngabang dengan tujuan untuk mengantar jenazah ke rumah keluarga di desa Parek, namun akses yang dilalui sangat sulit dikarenakan harus menyeberangi sungai tanpa jembatan”, terang Yohanes, Minggu (09/10).
Terlihat di lokasi sejumlah warga berjibaku mengevakuasi mobil jenazah sebab jalan tersebut sangat terjal, licin dan kiri kanan tebingnya tinggi. Meskipun mobil jenazah telah ditarik dengan menggunakan kendaraan jenis traktor, namun usaha masih tidak berhasil.

Akhirnya jenazah di evakuasi ke atas tebing dengan cara ditandu (Dipikul) karena cuaca mulai hujan. Sementara Traktor dan ambulan harus kembali mundur ke seberang sungai sebelumnya mengingat arus air yang setiap saat dapat berubah.
“Kondisi sungai sangat membahayakan,
karena dapat pasang tiba-tiba, ditambah lagi debit sungai agak tinggi”, ungkap Yohanes.
“Saat mundur terpaksa ambulan yang harus duluan kemudian disusul traktor, itupun terlihat kedua kendaraan bersusah payah untuk mundur dan memakan waktu kurang lebih 2 jam hingga haripun sudah gelap”, lanjutnya
Menurut warga sekitar tanjakan ini juga sering membuat mobil terbalik namun mau bagaimana lagi jalan tersebut merupakan jalan penghubung desa Bentiang dengan desa Tengong.
“Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan warga masyarakat dusun Jangkak akhirnya manadu atau memikul jenazah dalam kondisi hujan deras untuk mengantar jenazah di rumahnya”, imbuh salah satu warga yang rumahnya dekat tebing.
“Jalan tanjakan tersebut sudah 4 kali di beton dengan Dana Swadaya masyarakat yang mempunyai mobil namun selalu rusak sebab alat berat yang lewat”, tutupnya. (win)





