
JAKARTA, MEDIARAKYAT.CO – Dua Sekda Banyuasin dan Muba, Ir Erwin Ibrahim,ST,MM,MBA,IPU,ASEAN Eng dan Drs Syarifuddin,MSi mengikuti Workshop Penguatan Pengelolaan Fiskal dan Ekonomi Daerah.
Workshop ini oleh Kementerian Keuangan RI, digelar di Aula Gedung E, Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pajak,Jakarta Barat, Selasa (21/4/2026).
Ketika mengikuti Workshop ini, Erwin bersama Kepala BPKAD Banyuasin, Dra. Yuni Khairani, M.Si Level Pimpinan Angkatan III Tahun 2026.
Menurut Erwin, kegiatan ini berlangsung selama 2 (dua) hari dari tanggal 21 sampai dengan 22 April 2026 serta diikuti Sekda dan Kepala BPKAD se-Indonesia yang dipilih.
Dalam Workshop ini, jelasnya dibahas tentang Penyaluran Dana Bagi Hasil Kurang Bayar (DBH KB) dengan metode talangan berbunga melalui PT. SMI, untuk skema dan negosiasi bunga sedang dalam proses penyusunan dasar hukumnya dan akan dibahas setelah workshop selesai.
Bagi Pemda yang berminat diminta menyusun perencanaan kebutuhan pembangunan infrastruktur dasar. Apabila DBH KB ini disalurkan, maka akan diajukan ke Kementerian Keuangan dan Kemendagri lalu dilakukan pembahasan lebih lanjut.
Dalam kesempatan ini, pihak kementerian keuangan juga menyarankan perihal menutupi kekurangan anggaran karena adanya pemotongan TKD. Kementerian Keuangan juga menghadirkan PT. PII (Penjamin Infrastruktur Indonesia) agar Pemda dapat memanfaatkan skema KPBU untuk pembangunan jalan, jembatan, PDAM, Pengelolaan Sampah dan Infrastruktur lainnya.
Selain itu juga dibahas terkait persentase belanja pegawai yang melebihi 30%. Terdata hampir diatas 90% daerah memiliki persentase belanja pegawai diatas 30% dan Pemda juga diminta untuk mengoptimalisasi peningkatan PAD di daerah.
Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh Sekda dan Kepala BPKAD se-Indonesia yang dipilih. Antara lain Sekda Musi Banyuasin Drs. Syafaruddin, M.Si., Sekda Kota Palembang adalah H. Aprizal Hasyim, S.Sos., M.M., dan lain lain.(Lubis)





