
OGAN KOMERING ILIR, MEDIARAKYAT.CO || Mengklarifikasi persoalan pemberitaan pembakaran limbah medis yang tak sesuai dengan prosedur di duga dilakukan pihak puskesmas Jejawi kecamatan jejawi, awak media mendatangi Puskemas Jejawi pada Kamis (22/09) terkait pemberitaan beberapa waktu yang lalu.
Awak media mencoba menanyakan kepada staf yang lagi piket untuk bertemu dengan pimpinan Puskesmas Jejawi, namun sangat disayangkan pimpinan Puskesmas sedang tidak ada ditempat.
“Pimpinannya lagi diklat di Palembang”, ucap Staff yang lagi piket, Kamis (22/09).
Namun pihak Staff yang lagi piket mengarahkan awak media bertemu dengan Staff laboratorium.
Eriyanti juga menjelaskan kalau pihaknya tidak pernah membakar limbah medis tidak sesuai ketentuan.
“Maaf pak, pimpinan lagi Diklat, lain waktu saja kalau mau klarifikasi soalnya pimpinan lagi tidak ada”, ujar Eriyanti.
“Rasanya kami tidak pernah membakar limbah medis sembarangan pak”, lanjutnya.
Awak media meminta Eriyanti untuk menelpon pimpinan Puskesmas atau minta nomor telepon pimpus saja agar lebih mudah untuk berkoordinasi melalui via telpon.
“Maaf pak, saya tidak berani untuk menelpon beliau, soal nya beliau lagi Diklat tidak bisa di ganggu dan untuk nomor kontaknya juga saya tidak berani memberikannya kepada bapak, maaf saya tidak bisa”, cetusnya.
Lalu awak media meminta buku tamu guna mencatat kehadiran media di puskesmas tersebut. Namun lagi-lagi sangat disayangkan Tanpa penjelasan yang pasti dan dalam waktu yang cukup lama menunggu buku tamu yang diminta tak kunjung diberikan.
Sementara itu ketua LSM DPW Garda Nasional (Ganas) Irwan Syahputra berkomentar pihaknya telah menyurati Pimpinan Puskesmas.
“Mengenai pembakaran limbah medis yang di duga dilakukan oknum pihak puskesmas Jejawi, kemarin sempat kita Surati mengenai pembakaran limbah medis. Namun sampai sekarang ini pihak dari Puskesmas Jejawi belum bisa memberikan klarifikasi hak jawab kepada lembaga kami”, terang Irwan.
“Kita langsung melaporkan hal ini melalui surat ke pihak yang berwenang untuk segera ditindak lanjuti atas dugaan pembakaran limbah medis yang tak sesuai prosedur ujar ketua LSM Ganas DPW sumsel ini”, lanjutnya.
Irwan menambahkan Puskesmas Jejawi ini tempat kelahiran orang nomor satu di OKI yaitu Bupati Ogan Komering Ilir H. Iskandar SE seharusnya hal ini tak boleh terjadi.
“Demi menjaga nama baik bupati OKI, jaga nama baik desa kelahiran bupati, jangan malu-maluin Bupati donk”, imbuhnya.
“Dan juga kami segera meminta kepada pihak dari dinas kesehatan OKI untuk segera memanggil pimpinan Puskesmas Jejawi untuk di berikan sanksi sesuai prosedur dan diberikan teguran terhadap oknum Pimpus Jejawi”, pungkas Irwan. (red/tim)








