
PALEMBANG, MEDIARAKYAT.CO – Menindaklanjuti temuan timnya dilapangan, Syawalludin Ketua LSM Gerakan Rakyat Kota Palembang serius akan melaporkan proyek drainase yang mangkrak tanpa alasan yang jelas.
Kondisi proyek saat ini terbengkalai dan tak mampu menyelesaikan permasalahan banjir yang melanda RT.47, Kelurahan Kalidoni, Kecamatan Kalidoni, Palembang kondisi ini terpantau pada tanggal 25 Nopember 2025.
“Banjir tersebut diakibatkan oleh pembangunan talud/drainase yang terbengkalai dan tidak selesai”, terang Syawal kepada mediarakyat.co, Rabu (03/12/2025).
“Kami telah melakukan investigasi dan menemukan bahwa pembangunan talud/drainase tersebut telah dimulai sejak beberapa waktu yang lalu dengan nilai kontrak Rp. 400.000.000 Namun, hingga saat ini, pembangunan tersebut belum selesai dan telah menyebabkan banjir yang merendam rumah-rumah warga”, lanjutnya.
Kami, terang Syawal, telah berkoordinasi dengan warga setempat kyai ‘H’ Mereka telah memberikan keterangan bahwa pembangunan talud/drainase tersebut memang terbengkalai dan belum selesai dari bulan Agustus sampai sekarang sedangkan kontrak pekerjaan akan habis tgl 10 desember 2025.
“Kami mohon agar Dinas PUPR Kota Palembang dapat melakukan tindakan segera untuk menyelesaikan pembangunan talud/drainase tersebut dan mencegah terjadinya banjir yang lebih parah di masa depan”, paparnya.
Proyek Aspirasi Anggota DPRD Kota Palembang
Dilihat dari RKPD kota Palembang proyek ini disebut-sebut merupakan usulan dari Harya Pratistha Endhie Putra (PKB) Anggota DPRD Kota Kepada dinas PUPR kota Palembang berdasarkan Aspirasi yang diserap pada daerah pemilihan.
“Kami sempat mengkonfirmasi dan meminta tanggapan kepada pak Harya mudah-mudahan segera di selesaikan”, pungkas Syawal.
Sayangnya hingga berita i ini ditayangkan Harya Pratistha Endhie Putra saat dikonfirmasi ulang oleh mediarakyat.co belum memberikan tanggapannya. (Lzr)








