
OGAN ILIR, MEDIARAKYAT.CO || Tim gabungan Subdit 3 Jatanras Polda Sumsel bersama Polres Ogan Ilir dan Polres Muara Enim, berhasil mengungkap kasus begal yang menewaskan mahasiswi Universitas Sriwijaya (UNSRI) empat hari lalu dikawasan Tanjung Senai Indralaya Kabupaten Ogan Ilir Provinsi Sumsel.
Kedua pelaku yang berhasil diamankan tersebut yakni Herly Diansyah (36) warga LK III Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muara Enim dan Nopriandi (27), warga Desa Alay Kecamatan Lembak Kabupaten Muara Enim.
Selain mengamankan dua orang pelaku begal, dari tangan para pelaku Polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu pucuk senjata api (Senpi) rakitan jenis revolver yang digunakan pelaku untuk mengancam kedua korban saat melakukan aksinya.
Polisi juga mengamankan satu unit sepeda motor merk Yamaha Aerox milik korban, satu buah jaket hoodie warna hijau yang dipakai pelaku, sepasang sandal kulit warna coklat yang dipakai pelaku dan satu buah topi warna hitam yang dipakai pelaku.
Sebelumnya Polisi juga telah mengamankan satu buah sarung senjata tajam jenis pisau dilokasi kejadian, satu pasang sandal warna pink, satu buah helm warna hitam, satu lembar sweeter merk Meow warna putih garis pink yang berlumur darah, jilbab warna krem berlumur darah dan satu buah jaket warna putih berlumur darah.
Berdasarkan informasi yang beredar, pada saat kejadian korban Aldo dan Nazwa ini sedang mencari angin di kawasan Tanjung Senai Indralaya.
Saat sedang asyik mengobrol menikmati suasana malam di kawasan Tanjung Senai, kedua korban dihampiri dua orang pelaku begal.
Pada malam kejadian terjadi, kedua korban dipaksa oleh para pelaku untuk menyerahkan sepeda motor miliknya saat menikmati angin malam kawasan Tanjung Senai.
Diduga melakukan perlawanan terhadap pelaku begal, mahasiswi bernama Nazwa pun meninggal dunia akibat ditusuk oleh para pelaku yang mengenai punggung sebelah kirinya.
Sementara teman korban bernama Aldo hanya mengalami luka ringan, karena korban Aldo diancam dengan senjata api rakitan.
“Barang bukti senjata api rakitan jenis revolver sudah kita amankan di Mapolres Ogan Ilir,” paparnya.
Untuk diketahui, korban Aldo merupakan mahasiswa Fakultas Teknik jurusan Teknik Tambang. Sedangkan korban Nazwa merupakan mahasiswi Teknik Kimia.
Korban Aldo saat ini masih dirawat di Rumah Sakit Mahyuzahra Indralaya Ogan Ilir, untuk mendapatkan perawatan dari tim medis.
Kedua orang pelaku mengendarai sepeda motor merk Honda PCX warna Hitam keunguan, tampak ada warna pelangi di bagian dekat lampu depan, memakai senpi dan sajam.
Ciri ciri pelaku pertama, laki-laki perawakan gemuk memakai baju hoodie warna Hitam memakai masker dan ciri ciri pelaku kedua, laki-laki memakai baju hoodie warna hitam, perawakan tinggi. (*)





