
OPINI : Catatan Redaksi
(Drs. Lubis Rahman)
Euvoria HPN dari 17- 20 Februari 2024 dirasakan para wartawan dari Kabupaten/Kota dan Provinsi di Tanah Air tercinta.
Terasa semarak dan meriah yang membahana puncak HPN di Taman Mini Ancol, karena dihadiri Presiden Jok Widodo, Kapolri dan sejumlah pejabat lainnya.
Para wartawan ini kembali bertemu pada HPN 2025. Dalam Konkernas PWI juga disepakati tuan rumah HPN tahun berikutnya yakni HPN 2025, HPN 2026 dan HPN 2027. Untuk HPN 2025 PWI Provinsi Riau dan PWI Kepulauan Riau bersemangat menjadi tuan rumah. Namun peserta Konkernas berharap PWI Bali dan PWI Sulawesi Selatan juga mempersiapkan daerahnya untuk HPN 2025.
Tahun 2025, HPN diselenggarakan di salah satu provinsi yang paling cepat PWI-nya mendapatkan dukungan dari Gubernur dan atau DPRD Provinsi masing-masing, yakni antara Riau, Kepulauan Riau, Bali dan Sulawesi Selatan.
Untuk 2026, PWI Aceh dan PWI Lampung bersaing sebagai tuan rumah HPN. Sedangkan di 2027, PWI Banten menjadi satu-satunya daerah yang menyatakan siap menjadi tuan rumah HPN.
Apa yang dapat dipetik dari momen HPN 2024 tersebut, dapat bertemu dengan wartawan dari penjuru tanah air dan saling berbagi pengalaman seputar suka dan duka menjadi jurnalis.
Bagi sebagian orang menyatakan berat tugas wartawan karena dak kenal waktu kerja terus demi menyampaikan kabar berita kepada masyakat.
Tapi tugas sebagai wartawan itu sendiri tidaklah berat, karena ini sudah dipilih dan menjadi pekerjaan alias menjadi profesi dan profesi wartawan itu mulia lho..
Bila suatu ketika atau suatu saat ada muncul rasa jenuh untuk menulis berita. Cobalah kamu pergi dengan motormu atau dengan mobilmu, pergi kemana saja tapi jangan lupa bawa segala keperluan sebagai wartawan.
Naluri sebagai wartawan spontan akan muncul dan ingin meliput apa yang baru kamu temui contohnya saat kejadian laka lantas.
Jika ini yang terjadi lakukan dan liput laka lantas tersebut lalu menulisnya, itu tanda jenuh sudah hilang dan terobati dengan menulis berita laka lantas tersebut. Semoga…!!!





