
BEKASI, MEDIARAKYAT.CO – Jangan kira tukang nasi goreng tak bisa naik haji ini yang terjadi dengan tukang nasi goreng bernama Pak min yang biasa disebut pak Usen, karena anak tertuanya bernama Fauzsen.
Pak Usen Asli orang Bangkalan Madura yang merantau di Bekasi tinggal di Jati Bening.
Awal mula dia berjualan Nasi Goreng keliling dan sekarang mangkal di Gang Haji Namat Jati Bening, karena sudah dikenal maka seluruh langganannya nyampaerin untuk membeli.
Ternyata pak Usen jualan nasi goreng bukan setahun dua tahun melainkan sudah 30 tahun lebih menggeluti jualan nasi goreng ini.
“Dari saya bujang hingga dikaruniai lima orang anak 3 laki-laki dan 2 perempuan,”cerita pak Usen, Jumat malam Sabtu (5/9/2025).
Lalu ujarnya, Saya dan istri mempunyai niat naik haji dan kami mulai ngumpuli uang sedikit-demi sedikit untuk berangkat haji dan akhirnya tahun 2024 nama kami di panggil oleh Kandepag , mereka mengatakan bahwa kami tahun itu dapat giliran menunaikan Rukun Islam ke Lima ke Tanah Suci Mekkah. Saya menangis rasa tak percaya jika saya dan istri bisa menginjakkan kaki di tanah suci.
“Alhamdulillah saya dan istri bisa berangkat haji di tahun 2024. Kurang lebih 12 Tahun kami menunggunya, dan saya sangat bersyukur sana allah di kasi jalan dan rejeki sehingga saya dan istri bisa ke tanah suci”ujar pak Usen lirih. (Cg)





