
PALEMBANG, MEDIARAKYAT.CO || Terkait keterlambatan Pembangunan Jembatan gantung didesa Tanjung Lubuk kecamatan Kayu Agung Kabupaten Ogan Komering Ilir Provinsi Sumatera Selatan yang sudah habis masa kontraknya ketua LSM Gabungan Lembaga Anti Korupsi (Galaksi) DPW Sumsel, Irwansyah didampingi Tim Organisasi Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) DPD OKI, menyambangi kantor Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Tata Ruang (PUBMTR) Provinsi Sumatera Selatan guna mengkonfirmasi mengenai hal tersebut, Senin (05/02/2024).
Irwansyah mengatakan ketika mau mengkonfirmasi dan meminta klarifikasi mengenai pembangunan proyek jembatan Gantung yang sudah habis masa kontraknya, pihak Dinas PUBMTR Provinsi yaitu Kepala Dinas maupun Kepala Bidangnya terkesan menghindari untuk diwawancari Media. 
“Kita hanya ingin mendapatkan klarifikasi hak jawab dari pihak Dinas PUBMTR Provinsi, apakah PT yang sudah terlambat pengerjaan proyek jembatan gantung didesa Tanjung Lubuk kecamatan Kayu Agung kabupaten OKI yang sudah habis masa kontraknya akan diberikan sanksi atau denda”, kata Irwan, Senin (05/02/2024).
“Dan kami ingin mengetahui klarifikasi berita acara sengketa lahan yang sudah disampaikan pihak Koordinator Lapangan (Korlap) berapa waktu lalu mengatakan sudah dianggap selesai dengan pihak tuan tanah”, tambahnya.
Jika memang sengketa lahan tersebut sudah selesai, lanjut Irwan, pertanyaan kami mengapa jalan cor beton yang akses utama menuju jembatan Tersebut ditutup mengunakan batu bata yang disemen.
“Jika jalan akses yang akan dilalui untuk melewati jembatan tersebut ditutup , jadi Pembangunan Jembatan tersebut dianggap mubazir jika tidak bisa dilalui masyarakat”, tanya Irwan.
“Oleh karena itu saya selaku ketua LSM Galaksi DPW Sumsel tentu akan terus mengawal Proyek tersebut sampai tuntas dan sampai ada klarifikasi hak jawab dari pihak pemborong maupun dari pihak Dinas terkait”, tegasnya.
Selain itu juga pihaknya ingin mempertanyakan kepada bidang perencanaan kenapa bisa terjadi keterlambatan, bila mana hasil dari tim investigasi kita dilapangan ditemukan adanya paraktik Korupsi tentu akan di Laporkan kepihak yang berwenang.
Sementara wartawan mediarakyat.co bersama awak media lainnya yang tergabung dalam organisasi IWO Indonesia saat itu yang mendampingi ketua LSM Galaksi disambut oleh salah satu Polisi Pamong Praja (Pol-PP) yang lagi piket di kantor Dinas tersebut.
“Maaf pak mau ketemu siapa, tolong bisa lihat ID Card nya”, pinta Pol-PP.
Setelah kemudian awak media memberikan ID Card lalu dipoto oleh oknum Pol-PP.
“Baik pak tunggu sebentar saya sampaikan dulu”, kata Pol-PP
Beberapa menit kemudian Pol-PP tersebut datang lagi dan mengatakan Kabid sedang keluar.
“Maaf untuk kabidnya sedang keluar dan kasi-kasinya takut tidak bisa menjawab dan untuk kepala dinasnya belum datang pak”, terang Petugas Pol PP kepada Awak Media.
Sangat disayangkan Kepala Dinas PUBMTR Provinsi Ir. M. Affandi, ST, M,Sc. dan Kepala Bidang-nya Yudho Prasetyo belum bisa ditemui serta diminta konfirmasinya.(Nopis)





